Seputar Kaltim

    Satpol PP Bontang Bentuk Tim Srikandi, Pantau Pelanggar Perda 

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    02 Desember 2025 pukul 22:04 WITA

    Penertiban Perda oleh Satpol PP Bontang. (Foto: Satpol PP Bontang)

    Bontang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang terapkan skema baru dalam penertiban pelanggaran terhadap peraturan daerah (perda) yang ada.

    Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani mengatakan dalam melakukan pemantauan pelanggaran perda saat ini pihaknya memiliki tim srikandi yang akan berpatroli setiap harinya.

    “Jadi seterusnya tim ini yang akan melakukan pemantauan awal sebelum petugas turun untuk melakukan penertiban,” ujar Ahmad Yani.

    Ia mengatakan strategi ini dilakukan untuk berbagai pelanggaran, seperti memantau pengamen yang masih berkeliaran, pedagang yang masih berjualan di atas trotoar dan berbagai pelanggaran lainnya.

    “Dengan begini pemantauan akan lebih maksimal, karena pelaku tidak langsung melihat kendaraan patroli yang biasa digunakan karena tim ini akan berkeliling menggunakan motor,” tambahnya.

    Cara ini telah digunakan sebulan terakhir dan beranggotakan para petugas perempuan dan akan terus dimaksimalkan untuk penertiban terhadap pelanggaran perda di Kota Taman.

    “Prosedur penertiban tetap kita lakukan secara humanis dengan langkah yang lebih strategis,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Satpol PP Bontang Bentuk Tim Srikandi, Pantau Pelanggar Perda 

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    02 Desember 2025 pukul 22:04 WITA

    Penertiban Perda oleh Satpol PP Bontang. (Foto: Satpol PP Bontang)

    Bontang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang terapkan skema baru dalam penertiban pelanggaran terhadap peraturan daerah (perda) yang ada.

    Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani mengatakan dalam melakukan pemantauan pelanggaran perda saat ini pihaknya memiliki tim srikandi yang akan berpatroli setiap harinya.

    “Jadi seterusnya tim ini yang akan melakukan pemantauan awal sebelum petugas turun untuk melakukan penertiban,” ujar Ahmad Yani.

    Ia mengatakan strategi ini dilakukan untuk berbagai pelanggaran, seperti memantau pengamen yang masih berkeliaran, pedagang yang masih berjualan di atas trotoar dan berbagai pelanggaran lainnya.

    “Dengan begini pemantauan akan lebih maksimal, karena pelaku tidak langsung melihat kendaraan patroli yang biasa digunakan karena tim ini akan berkeliling menggunakan motor,” tambahnya.

    Cara ini telah digunakan sebulan terakhir dan beranggotakan para petugas perempuan dan akan terus dimaksimalkan untuk penertiban terhadap pelanggaran perda di Kota Taman.

    “Prosedur penertiban tetap kita lakukan secara humanis dengan langkah yang lebih strategis,” tandasnya.

    (Sf/Lo)