Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Satlantas, Ningtyas Widyas Mita,saat diwawancarai di terminal Sangatta (Foto: Lisda/ Seputarfakta.com)
Sangatta – Menyambut Idulfitri, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim), mendirikan pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu yang melibatkan berbagai instansi, seperti Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta relawan dan petugas kesehatan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan mudik lebaran.
Satlantas Polres Kutim juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada penyelenggara jasa angkutan untuk lebih memerhatikan kelayakan kendaraan yang akan digunakan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. "Kami mengimbau agar penyelenggara jasa angkutan lebih teliti dalam memeriksa kendaraan, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman," ujar Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Kutim Ningtyas Widyas Mita, Rabu (19/3/2025) kemarin.
Kesiapan petugas untuk pengamanan mudik juga cukup besar, dengan melibatkan ratusan personel. Penempatan personel dan pembagian tugas akan diserahkan kepada Kepala Biro Polres, dengan salah satu titik pengamanan berada di Simpang Pendidikan. Di setiap pos pengamanan, petugas akan siap memberikan bantuan kepada pengendara yang lelah, mengalami masalah pada kendaraan, atau membutuhkan istirahat.
"Salah satu bentuk pelayanan kami adalah menyediakan pos pengamanan dan pelayanan di setiap Polsek yang dapat digunakan oleh masyarakat yang sedang melakukan perjalanan. Pengendara bisa berhenti sejenak untuk beristirahat, kemudian melanjutkan perjalanan dalam keadaan lebih segar," tambah Ningtyas.
Tidak hanya fokus pada pengamanan perjalanan, Satlantas juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan rumah saat mudik. "Pastikan rumah dalam keadaan terkunci, gas dicabut, dan jika perlu beri izin kepada tetangga yang tidak mudik agar rumah kita tetap terpantau selama ditinggalkan," lanjutnya.
Lebih lanjut, masyarakat juga diminta untuk melapor kepada kepolisian terdekat jika mereka berencana mudik, agar patroli dapat dilakukan di sekitar lingkungan mereka. "Kepolisian bersama Dishub tidak libur selama Lebaran dan kami akan terus bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, mudik lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman," tambah Ningtyas.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Satlantas, Ningtyas Widyas Mita,saat diwawancarai di terminal Sangatta (Foto: Lisda/ Seputarfakta.com)
Sangatta – Menyambut Idulfitri, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim), mendirikan pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu yang melibatkan berbagai instansi, seperti Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta relawan dan petugas kesehatan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan mudik lebaran.
Satlantas Polres Kutim juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada penyelenggara jasa angkutan untuk lebih memerhatikan kelayakan kendaraan yang akan digunakan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. "Kami mengimbau agar penyelenggara jasa angkutan lebih teliti dalam memeriksa kendaraan, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman," ujar Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Kutim Ningtyas Widyas Mita, Rabu (19/3/2025) kemarin.
Kesiapan petugas untuk pengamanan mudik juga cukup besar, dengan melibatkan ratusan personel. Penempatan personel dan pembagian tugas akan diserahkan kepada Kepala Biro Polres, dengan salah satu titik pengamanan berada di Simpang Pendidikan. Di setiap pos pengamanan, petugas akan siap memberikan bantuan kepada pengendara yang lelah, mengalami masalah pada kendaraan, atau membutuhkan istirahat.
"Salah satu bentuk pelayanan kami adalah menyediakan pos pengamanan dan pelayanan di setiap Polsek yang dapat digunakan oleh masyarakat yang sedang melakukan perjalanan. Pengendara bisa berhenti sejenak untuk beristirahat, kemudian melanjutkan perjalanan dalam keadaan lebih segar," tambah Ningtyas.
Tidak hanya fokus pada pengamanan perjalanan, Satlantas juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan rumah saat mudik. "Pastikan rumah dalam keadaan terkunci, gas dicabut, dan jika perlu beri izin kepada tetangga yang tidak mudik agar rumah kita tetap terpantau selama ditinggalkan," lanjutnya.
Lebih lanjut, masyarakat juga diminta untuk melapor kepada kepolisian terdekat jika mereka berencana mudik, agar patroli dapat dilakukan di sekitar lingkungan mereka. "Kepolisian bersama Dishub tidak libur selama Lebaran dan kami akan terus bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, mudik lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman," tambah Ningtyas.
(Sf/Rs)