Seputar Kaltim

    Satlantas Polres Bontang Tertibkan Truk yang Pakir di Depan SMAN 3 Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    30 Januari 2025 pukul 19:09 WITA

    Penertiban antrean truk di SPBU KM 3, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kota Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Antrean truk yang berada di depan SMA Negeri 3 Bontang, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kota Bontang ditertibkan Satlantas Polres Bontang, Kamis (30/1/2025).

    Pasalnya, antrean tersebut membuat akses keluar masuk SMA Negeri 3 Bontang kembali terganggu.

    Kasat Lantas, AKP Purwo mengatakan rambu larangan parkir sudah terpasang tepat di depan gerbang masuk SMA Negeri 3. 

    “Sebelumnya sudah pernah diperingatkan saat mengantre BBM tidak boleh menganggu lalu lintas, khususnya di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

    Sebelumnya, terdapat enam kesepakatan yang didapat untuk mengurai persoalan antrean di Kilometer (Km) 3, salah satunya antrean dialihkan ke arah Hotel Grand Mutiara.

    Namun belakangan diprotes oleh pemilik lahan, sehingga para supir truk kembali memarkir kendaraannya di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim, dari lampu merah Lok Tuan hingga ke depan SPBU Km 3 atau depan SMAN 3 Bontang. 

    “Lalu, tidak boleh mengatre dari Simpang Traffic Light Loktuan menuju Kusnodo. Karena masih terjadi ya selanjutnya kita tindak,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, dari simpang ke SPBU dikhususkan bagi pengendara pengisi Pertamax dan antrean disesuaikan dengan nomor urut. “Sanksinya berupa penilangan atau kartu fuelnya kita nonaktifkan,” kata dia.

    Kepala SMAN 3 Bontang, Harwanti mengaku telah menegur langsung para sopir yang memarkir kendaraan di depan pagar sekolah. Akan tetapi, hal tersebut terus berulang.

    Selain mempersulit akses keluar masuk, beberapa supir juga memarkir truknya di depan gebang masuk dan keluar sekolah. Kemacetan ini juga berdampak pada kerusakan infrastruktur sekolah.

    Harwanti mengeluhkan pagar rolling gate sekolah mengalami penurunan yang diduga akibat beban berat truk yang sering parkir di depan sekolah pada malam hari.

    “Mereka parkir mundur kalau saat malam, jadinya besi rolling pagar penutup sekolah keturun karena beban truk itu berat,” keluhnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Satlantas Polres Bontang Tertibkan Truk yang Pakir di Depan SMAN 3 Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    30 Januari 2025 pukul 19:09 WITA

    Penertiban antrean truk di SPBU KM 3, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kota Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Antrean truk yang berada di depan SMA Negeri 3 Bontang, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kota Bontang ditertibkan Satlantas Polres Bontang, Kamis (30/1/2025).

    Pasalnya, antrean tersebut membuat akses keluar masuk SMA Negeri 3 Bontang kembali terganggu.

    Kasat Lantas, AKP Purwo mengatakan rambu larangan parkir sudah terpasang tepat di depan gerbang masuk SMA Negeri 3. 

    “Sebelumnya sudah pernah diperingatkan saat mengantre BBM tidak boleh menganggu lalu lintas, khususnya di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

    Sebelumnya, terdapat enam kesepakatan yang didapat untuk mengurai persoalan antrean di Kilometer (Km) 3, salah satunya antrean dialihkan ke arah Hotel Grand Mutiara.

    Namun belakangan diprotes oleh pemilik lahan, sehingga para supir truk kembali memarkir kendaraannya di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim, dari lampu merah Lok Tuan hingga ke depan SPBU Km 3 atau depan SMAN 3 Bontang. 

    “Lalu, tidak boleh mengatre dari Simpang Traffic Light Loktuan menuju Kusnodo. Karena masih terjadi ya selanjutnya kita tindak,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, dari simpang ke SPBU dikhususkan bagi pengendara pengisi Pertamax dan antrean disesuaikan dengan nomor urut. “Sanksinya berupa penilangan atau kartu fuelnya kita nonaktifkan,” kata dia.

    Kepala SMAN 3 Bontang, Harwanti mengaku telah menegur langsung para sopir yang memarkir kendaraan di depan pagar sekolah. Akan tetapi, hal tersebut terus berulang.

    Selain mempersulit akses keluar masuk, beberapa supir juga memarkir truknya di depan gebang masuk dan keluar sekolah. Kemacetan ini juga berdampak pada kerusakan infrastruktur sekolah.

    Harwanti mengeluhkan pagar rolling gate sekolah mengalami penurunan yang diduga akibat beban berat truk yang sering parkir di depan sekolah pada malam hari.

    “Mereka parkir mundur kalau saat malam, jadinya besi rolling pagar penutup sekolah keturun karena beban truk itu berat,” keluhnya.

    (Sf/By)