Seputar Kaltim

    Sampah Pesisir Capai 6 hingga 9 Ton Setiap Harinya, DLH Balikpapan Siagakan Petugas Kebersihan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 April 2025 pukul 13:59 WITA

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana saat ditemui di kantornya. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sampah yang menumpuk di pesisir Balikpapan bukan hanya masalah kebersihan, tapi juga ancaman serius bagi lingkungan dan ekosistem laut. Setiap hari, 6 ton hingga 9 ton sampah menepi di garis pantai, bahkan bisa lebih saat musim angin selatan dan air pasang. 

    Ironisnya, sebagian besar sampah tersebut bukan hanya berasal dari warga pesisir, tetapi juga kiriman dari laut yang terbawa arus dan ombak.

    “Saat air surut, sampah-sampah itu tertinggal dan mencemari kawasan pantai,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana kepada media, Kamis (10/4/2025).

    Melihat kondisi tersebut, DLH Balikpapan menambah pasukan kebersihan, khususnya di Balikpapan Barat (Balbar) daerah yang dikenal sebagai kawasan padat permukiman di atas air. 

    Sebanyak 20 petugas tambahan dikerahkan, di luar dari 60 petugas yang sudah disebar di 10 kelurahan pesisir lainnya.

    Namun DLH menyadari, penambahan petugas bukan solusi jangka panjang jika perilaku masyarakat tidak berubah. Sudirman menegaskan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kami bisa bersihkan pantai yang punya daratan, tapi kalau sampah terus datang dari darat maupun laut, ya percuma. Masyarakat juga harus sadar, karena semua sampah dari pegunungan dan kota akan bermuara ke laut saat hujan,” jelasnya.

    Ia juga mengakui bahwa volume sampah tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Tapi jika tidak ditangani secara bersama, maka dampaknya akan makin besar pencemaran, rusaknya habitat laut, hingga ancaman banjir akibat saluran yang tersumbat.

    “DLH berharap warga mulai peduli dengan cara sederhana tidak membuang sampah sembarangan. Sebab upaya menjaga lingkungan bukan cuma tugas petugas kebersihan, tapi tanggung jawab semua,” imbuhnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Sampah Pesisir Capai 6 hingga 9 Ton Setiap Harinya, DLH Balikpapan Siagakan Petugas Kebersihan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 April 2025 pukul 13:59 WITA

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana saat ditemui di kantornya. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sampah yang menumpuk di pesisir Balikpapan bukan hanya masalah kebersihan, tapi juga ancaman serius bagi lingkungan dan ekosistem laut. Setiap hari, 6 ton hingga 9 ton sampah menepi di garis pantai, bahkan bisa lebih saat musim angin selatan dan air pasang. 

    Ironisnya, sebagian besar sampah tersebut bukan hanya berasal dari warga pesisir, tetapi juga kiriman dari laut yang terbawa arus dan ombak.

    “Saat air surut, sampah-sampah itu tertinggal dan mencemari kawasan pantai,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana kepada media, Kamis (10/4/2025).

    Melihat kondisi tersebut, DLH Balikpapan menambah pasukan kebersihan, khususnya di Balikpapan Barat (Balbar) daerah yang dikenal sebagai kawasan padat permukiman di atas air. 

    Sebanyak 20 petugas tambahan dikerahkan, di luar dari 60 petugas yang sudah disebar di 10 kelurahan pesisir lainnya.

    Namun DLH menyadari, penambahan petugas bukan solusi jangka panjang jika perilaku masyarakat tidak berubah. Sudirman menegaskan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kami bisa bersihkan pantai yang punya daratan, tapi kalau sampah terus datang dari darat maupun laut, ya percuma. Masyarakat juga harus sadar, karena semua sampah dari pegunungan dan kota akan bermuara ke laut saat hujan,” jelasnya.

    Ia juga mengakui bahwa volume sampah tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Tapi jika tidak ditangani secara bersama, maka dampaknya akan makin besar pencemaran, rusaknya habitat laut, hingga ancaman banjir akibat saluran yang tersumbat.

    “DLH berharap warga mulai peduli dengan cara sederhana tidak membuang sampah sembarangan. Sebab upaya menjaga lingkungan bukan cuma tugas petugas kebersihan, tapi tanggung jawab semua,” imbuhnya.

    (Sf/Rs)