Cari disini...
Seputar Kaltim
Pembenahan Stadion Sadurengas. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser terus membenahi Stadion Sadurengas yang akan dijadikan sebagai venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim).
Ketua PSSI Paser, Abdurrahman KA menyebut, pembenahan di stadion kebanggan Bumi Daya Taka itu akan berskala Internasional, sesuai rekomendasi pusat dan keinginan sari Bupati Paser, Fahmi Fadli.
"Keinginan Bupati berskala Internasional, maka itu rumput yang sigunakan harus berkelas," kata Abdurahman KA, Senin (6/7/2026).
Anggaran pembenahan di stadion itu awalnya dianggarkan Rp3,5 miliar. Namun karena adanya kenaikan, harga anggaran pembenahan itu naik dari harga perkiraan awal.
Meskipun belum ada perusahaan yang memenangkan proyek pengerjaan stadion itu, ia meyakini Stadion Sadurengas akan menjadi yang terbaik di Kaltim.
"Kemarin itu diperhitungkan ulang karena ada harga kenaikan BBM dan rekomendasi PSSI Pusat ditandatangani oleh Yunus Nusi makanya di lelang kemarin Rp5,5 miliar," ungkapnya.
Rumput yang akan digunakan di stadion itu juga tidak akan menggunakan rumput sintetis. Hal itu sesuai dengan regulasi PSSI Pusat.
Tak hanya itu, standar panjang, lebar lapangan dan tinggi tiang gawang juga disesuaikan dengan rekomendasi dari pusat.
Adapun beberapa bagian yang dibenahi di stadion itu di antaranya, tribun penonton, ruang ganti pemain, ruangan khusus wasit, penerangan dan fasilitas penunjang lainnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pembenahan Stadion Sadurengas. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser terus membenahi Stadion Sadurengas yang akan dijadikan sebagai venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim).
Ketua PSSI Paser, Abdurrahman KA menyebut, pembenahan di stadion kebanggan Bumi Daya Taka itu akan berskala Internasional, sesuai rekomendasi pusat dan keinginan sari Bupati Paser, Fahmi Fadli.
"Keinginan Bupati berskala Internasional, maka itu rumput yang sigunakan harus berkelas," kata Abdurahman KA, Senin (6/7/2026).
Anggaran pembenahan di stadion itu awalnya dianggarkan Rp3,5 miliar. Namun karena adanya kenaikan, harga anggaran pembenahan itu naik dari harga perkiraan awal.
Meskipun belum ada perusahaan yang memenangkan proyek pengerjaan stadion itu, ia meyakini Stadion Sadurengas akan menjadi yang terbaik di Kaltim.
"Kemarin itu diperhitungkan ulang karena ada harga kenaikan BBM dan rekomendasi PSSI Pusat ditandatangani oleh Yunus Nusi makanya di lelang kemarin Rp5,5 miliar," ungkapnya.
Rumput yang akan digunakan di stadion itu juga tidak akan menggunakan rumput sintetis. Hal itu sesuai dengan regulasi PSSI Pusat.
Tak hanya itu, standar panjang, lebar lapangan dan tinggi tiang gawang juga disesuaikan dengan rekomendasi dari pusat.
Adapun beberapa bagian yang dibenahi di stadion itu di antaranya, tribun penonton, ruang ganti pemain, ruangan khusus wasit, penerangan dan fasilitas penunjang lainnya.
(Sf/Lo)