Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Umum DPD HIPPI Kaltim, Montik Dewi Rahayu, saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakerda. (Foto: Arman/seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kalimantan Timur (Kaltim), Montik Dewi Rahayu, menegaskan kesiapan pengusaha lokal untuk menghadapi momentum besar hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD HIPPI Kaltim yang digelar di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026).
Montik menyebut, Kaltim saat ini berada di tengah momentum besar dengan hadirnya IKN yang membuka peluang investasi, pertumbuhan ekonomi dan pengembangan dunia usaha yang luar biasa. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan penting yang harus dijawab bersama.
"Terdapat tantangan penting agar pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton atau pemain cadangan di tanah sendiri, melainkan menjadi pemain utama yang ikut menentukan arah permainan," ujar Montik.
Rakerda kali ini mengusung tema "Transformasi Kekuatan Lokal Menuju Daya Saing Global". Tema tersebut, kata Montik, menjadi komitmen HIPPI untuk melakukan lompatan besar.
"Rakerda ini berkomitmen untuk memperkuat solidaritas pengurus dan DPC, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses permodalan dan pasar, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan jejaring nasional maupun internasional," jelasnya.
Montik juga mengingatkan hakikat organisasi. Menurutnya, organisasi yang hebat bukan diukur dari banyaknya anggota, melainkan dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada anggotanya.
"Organisasi yang hebat bukan hanya yang memiliki banyak anggota, tetapi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya serta menjadi tempat bertemunya peluang, kolaborasi dan tumbuhnya usaha," tegasnya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan pesan utama tentang pentingnya kolaborasi di internal HIPPI. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk mengurangi persaingan di dalam organisasi dan memperbanyak kerja sama.
"Mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk mengurangi persaingan di dalam organisasi, memperbanyak kolaborasi dan bergeser dari sekadar bertanya apa yang bisa didapatkan dari HIPPI menjadi apa yang bisa dilakukan untuk HIPPI," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Umum DPD HIPPI Kaltim, Montik Dewi Rahayu, saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakerda. (Foto: Arman/seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kalimantan Timur (Kaltim), Montik Dewi Rahayu, menegaskan kesiapan pengusaha lokal untuk menghadapi momentum besar hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD HIPPI Kaltim yang digelar di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026).
Montik menyebut, Kaltim saat ini berada di tengah momentum besar dengan hadirnya IKN yang membuka peluang investasi, pertumbuhan ekonomi dan pengembangan dunia usaha yang luar biasa. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan penting yang harus dijawab bersama.
"Terdapat tantangan penting agar pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton atau pemain cadangan di tanah sendiri, melainkan menjadi pemain utama yang ikut menentukan arah permainan," ujar Montik.
Rakerda kali ini mengusung tema "Transformasi Kekuatan Lokal Menuju Daya Saing Global". Tema tersebut, kata Montik, menjadi komitmen HIPPI untuk melakukan lompatan besar.
"Rakerda ini berkomitmen untuk memperkuat solidaritas pengurus dan DPC, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses permodalan dan pasar, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan jejaring nasional maupun internasional," jelasnya.
Montik juga mengingatkan hakikat organisasi. Menurutnya, organisasi yang hebat bukan diukur dari banyaknya anggota, melainkan dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada anggotanya.
"Organisasi yang hebat bukan hanya yang memiliki banyak anggota, tetapi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya serta menjadi tempat bertemunya peluang, kolaborasi dan tumbuhnya usaha," tegasnya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan pesan utama tentang pentingnya kolaborasi di internal HIPPI. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk mengurangi persaingan di dalam organisasi dan memperbanyak kerja sama.
"Mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk mengurangi persaingan di dalam organisasi, memperbanyak kolaborasi dan bergeser dari sekadar bertanya apa yang bisa didapatkan dari HIPPI menjadi apa yang bisa dilakukan untuk HIPPI," pungkasnya.
(Sf/Lo)