Seputar Kaltim

    Sambut Belasan Ribu Atlet Porprov Kaltim 2026, Paser Sulap Rumah Warga Jadi Penginapan

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    19 Oktober 2026 pukul 14:20 WITA

    Ketua Harian Kini Kabupaten Paser, Abdul Rasyid. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser menyiapkan 200 rumah warga sebagai akomodasi sementara bagi kontingen di ajahh Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

    Skema tersebut diterapkan guna mengatasi keterbatasan kamar hotel menjelang ajang olahraga empat tahunan Provinsi Kaltim tersebut pada 14–27 November 2026 mendatang.

    Pesta olahraga tersebut, diperkirakan akan dihadiri belasan ribu atlet serta ribuan pendamping kontingen dari berbagai daerah. Tingginya jumlah pendatang membuat panitia harus bergerak cepat menyediakan tempat menginap yang memadai di wilayah Tanah Grogot dan sekitarnya.

    Langkah memanfaatkan hunian masyarakat justru dinilai efektif sekaligus membuka ruang keterlibatan warga lokal secara langsung dalam menyukseskan gelaran Porprov.

    Hingga saat ini, proses pendataan serta verifikasi kelayakan rumah penduduk terus berjalan di lapangan. Pihak penyelenggara mencatat sebanyak 150 rumah warga telah terdaftar dan mayoritas di antaranya sudah selesai disurvei.

    “Sudah ada sekitar 150 rumah warga yang terdata, dan lebih dari 100 rumah di antaranya telah selesai disurvei kelayakan. Target kita bisa menampung hunian hingga 200 rumah warga,” ungkap Ketua Harian KONI Kabupaten Paser, Abdul Rasyid, Senin (19/10/2026). 

    Penunjukan rumah penduduk sebagai penginapan atlet tidak dilakukan secara asal-asalan oleh tim gabungan KONI dan Disporapar. Setiap bangunan wajib lolos kriteria ketat, mulai dari faktor kebersihan, kekokohan struktur bangunan, ketersediaan pasokan air bersih dan listrik, hingga kelayakan fasilitas sanitasi.

    “Kita ingin memastikan rumah yang digunakan memang layak dan fasilitas dasarnya tersedia,” tegas Rasyid.

    Guna mencegah penumpukan penghuni, panitia juga menerapkan strategi efisiensi kapasitas melalui pengaturan jadwal rotasi kedatangan dan kepulangan kontingen. Skema ini disesuaikan langsung dengan jadwal pertandingan dari masing-masing cabang olahraga.

    Selain memanfaatkan rumah warga, fasilitas publik milik pemerintah daerah turut disiapkan sebagai akomodasi alternatif. KONI dan Disporapar telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengalihfungsikan sementara aula sekolah, ruang kelas kosong, hingga rumah dinas.

    Sebagai bentuk perlindungan menyeluruh, seluruh atlet dan official diwajibkan memiliki jaminan kesehatan BPJS yang diurus secara kolektif oleh Disporapar dan pengurus cabang olahraga. Dengan persiapan terpadu ini, Kabupaten Paser optimistis dapat menyambut dan melayani seluruh kontingen dengan maksimal.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Sambut Belasan Ribu Atlet Porprov Kaltim 2026, Paser Sulap Rumah Warga Jadi Penginapan

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    19 Oktober 2026 pukul 14:20 WITA

    Ketua Harian Kini Kabupaten Paser, Abdul Rasyid. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser menyiapkan 200 rumah warga sebagai akomodasi sementara bagi kontingen di ajahh Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

    Skema tersebut diterapkan guna mengatasi keterbatasan kamar hotel menjelang ajang olahraga empat tahunan Provinsi Kaltim tersebut pada 14–27 November 2026 mendatang.

    Pesta olahraga tersebut, diperkirakan akan dihadiri belasan ribu atlet serta ribuan pendamping kontingen dari berbagai daerah. Tingginya jumlah pendatang membuat panitia harus bergerak cepat menyediakan tempat menginap yang memadai di wilayah Tanah Grogot dan sekitarnya.

    Langkah memanfaatkan hunian masyarakat justru dinilai efektif sekaligus membuka ruang keterlibatan warga lokal secara langsung dalam menyukseskan gelaran Porprov.

    Hingga saat ini, proses pendataan serta verifikasi kelayakan rumah penduduk terus berjalan di lapangan. Pihak penyelenggara mencatat sebanyak 150 rumah warga telah terdaftar dan mayoritas di antaranya sudah selesai disurvei.

    “Sudah ada sekitar 150 rumah warga yang terdata, dan lebih dari 100 rumah di antaranya telah selesai disurvei kelayakan. Target kita bisa menampung hunian hingga 200 rumah warga,” ungkap Ketua Harian KONI Kabupaten Paser, Abdul Rasyid, Senin (19/10/2026). 

    Penunjukan rumah penduduk sebagai penginapan atlet tidak dilakukan secara asal-asalan oleh tim gabungan KONI dan Disporapar. Setiap bangunan wajib lolos kriteria ketat, mulai dari faktor kebersihan, kekokohan struktur bangunan, ketersediaan pasokan air bersih dan listrik, hingga kelayakan fasilitas sanitasi.

    “Kita ingin memastikan rumah yang digunakan memang layak dan fasilitas dasarnya tersedia,” tegas Rasyid.

    Guna mencegah penumpukan penghuni, panitia juga menerapkan strategi efisiensi kapasitas melalui pengaturan jadwal rotasi kedatangan dan kepulangan kontingen. Skema ini disesuaikan langsung dengan jadwal pertandingan dari masing-masing cabang olahraga.

    Selain memanfaatkan rumah warga, fasilitas publik milik pemerintah daerah turut disiapkan sebagai akomodasi alternatif. KONI dan Disporapar telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengalihfungsikan sementara aula sekolah, ruang kelas kosong, hingga rumah dinas.

    Sebagai bentuk perlindungan menyeluruh, seluruh atlet dan official diwajibkan memiliki jaminan kesehatan BPJS yang diurus secara kolektif oleh Disporapar dan pengurus cabang olahraga. Dengan persiapan terpadu ini, Kabupaten Paser optimistis dapat menyambut dan melayani seluruh kontingen dengan maksimal.

    (Sf/Rs)