Seputar Kaltim

    Sambangi Panti Asuhan, Dilmil IV-16 Balikpapan Buka Peluang Pembinaan Calon Prajurit TNI

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    04 September 2026 pukul 15:38 WITA

    Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan mulai memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Dilmil Peduli. (Foto: Pengadilan Militer/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan mulai memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Dilmil Peduli. Program tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan, tetapi juga melalui silaturahmi, motivasi dan rencana pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Komitmen itu terlihat saat Kepala Dilmil IV-16 Balikpapan, Letkol Laut (H) Bagus Partha Wijaya, bersama para hakim, panitera, sekretaris dan jajaran staf mengunjungi Panti Asuhan Al-Muhajirin, Jumat (4/9/2026).

    Kedatangan rombongan disambut Ketua Panti Asuhan Al-Muhajirin, Umar Hasan, bersama para pengurus dan 20 anak panti. “Bantuan yang kami berikan ini berupa bantuan sembako dan tali asih,” ucap Letkol Laut (H) Bagus usai kegiatan.

    Tidak hanya memberikan bantuan, pihaknya juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, memberikan motivasi serta doa bersama. Kata dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga Dilmil dan lingkungan sekitar.

    “Kepedulian sosial tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Kehadiran dan perhatian secara langsung juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan kepada masyarakat,” jelasnya.

    Program Dilmil Peduli tersebut direncanakan tidak berhenti pada kegiatan di Panti Asuhan Al-Muhajirin. Dilmil IV-16 Balikpapan menargetkan kegiatan sosial dapat dilakukan secara berkelanjutan, setidaknya satu kali setiap bulan.

    Sebelumnya, pada Agustus, jajaran Dilmil IV-16 Balikpapan telah melaksanakan kegiatan donor darah. Sementara pada September, kegiatan diarahkan ke panti asuhan.

    “Untuk kegiatan berikutnya, Dilmil berencana menyasar panti jompo, tempat ibadah, serta masyarakat umum yang membutuhkan bantuan,” terangnya.

    Kunjungan ke Panti Asuhan Al-Muhajirin juga membuka peluang kerja sama dalam bentuk pembinaan anak-anak panti, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan untuk menjadi anggota TNI.

    Ketua Panti Asuhan Al-Muhajirin, Umar Hasan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan itu menjadi awal terjalinnya silaturahmi yang lebih berkelanjutan antara pihak panti dan Dilmil IV-16 Balikpapan.

    “Selain bantuan sosial, kami juga berharap anak-anak yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI dapat memperoleh arahan dan motivasi melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” harapannya.

    Harapan tersebut menjadi salah satu nilai penting dari kegiatan Dilmil Peduli. Sebab, kepedulian sosial tidak hanya berbicara mengenai bantuan yang diberikan pada satu waktu, tetapi juga bagaimana sebuah lembaga dapat hadir, membangun komunikasi, serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sambangi Panti Asuhan, Dilmil IV-16 Balikpapan Buka Peluang Pembinaan Calon Prajurit TNI

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    04 September 2026 pukul 15:38 WITA

    Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan mulai memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Dilmil Peduli. (Foto: Pengadilan Militer/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan mulai memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Dilmil Peduli. Program tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan, tetapi juga melalui silaturahmi, motivasi dan rencana pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Komitmen itu terlihat saat Kepala Dilmil IV-16 Balikpapan, Letkol Laut (H) Bagus Partha Wijaya, bersama para hakim, panitera, sekretaris dan jajaran staf mengunjungi Panti Asuhan Al-Muhajirin, Jumat (4/9/2026).

    Kedatangan rombongan disambut Ketua Panti Asuhan Al-Muhajirin, Umar Hasan, bersama para pengurus dan 20 anak panti. “Bantuan yang kami berikan ini berupa bantuan sembako dan tali asih,” ucap Letkol Laut (H) Bagus usai kegiatan.

    Tidak hanya memberikan bantuan, pihaknya juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, memberikan motivasi serta doa bersama. Kata dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga Dilmil dan lingkungan sekitar.

    “Kepedulian sosial tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Kehadiran dan perhatian secara langsung juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan kepada masyarakat,” jelasnya.

    Program Dilmil Peduli tersebut direncanakan tidak berhenti pada kegiatan di Panti Asuhan Al-Muhajirin. Dilmil IV-16 Balikpapan menargetkan kegiatan sosial dapat dilakukan secara berkelanjutan, setidaknya satu kali setiap bulan.

    Sebelumnya, pada Agustus, jajaran Dilmil IV-16 Balikpapan telah melaksanakan kegiatan donor darah. Sementara pada September, kegiatan diarahkan ke panti asuhan.

    “Untuk kegiatan berikutnya, Dilmil berencana menyasar panti jompo, tempat ibadah, serta masyarakat umum yang membutuhkan bantuan,” terangnya.

    Kunjungan ke Panti Asuhan Al-Muhajirin juga membuka peluang kerja sama dalam bentuk pembinaan anak-anak panti, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan untuk menjadi anggota TNI.

    Ketua Panti Asuhan Al-Muhajirin, Umar Hasan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan itu menjadi awal terjalinnya silaturahmi yang lebih berkelanjutan antara pihak panti dan Dilmil IV-16 Balikpapan.

    “Selain bantuan sosial, kami juga berharap anak-anak yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI dapat memperoleh arahan dan motivasi melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” harapannya.

    Harapan tersebut menjadi salah satu nilai penting dari kegiatan Dilmil Peduli. Sebab, kepedulian sosial tidak hanya berbicara mengenai bantuan yang diberikan pada satu waktu, tetapi juga bagaimana sebuah lembaga dapat hadir, membangun komunikasi, serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

    (Sf/Lo)