Cari disini...
Seputar Kaltim
Wagub Kaltim, Seno Aji saat meninjau lokasi kebakaran sekaligus mengecek kondisi korban terdampak di Kelurahan Melayu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sekitar 75 bangunan di RT 033, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (8/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Seno menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang berdampak terhadap 75 kepala keluarga (KK).
“Kami sangat prihatin dengan adanya kebakaran ini. Memang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kaltim cukup besar, tapi yang sekarang ini di permukiman ada 75 KK yang terkena dampak kebakaran,” ujar Seno.
Ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bersama jajaran terkait penanganan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah, Pak Bupati dan seluruh tim bekerja dengan cepat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) bekerja dengan baik, Bu Camat, Pak Lurah yang ada juga sudah berpartisipasi dan api sudah padam,” terangnya.
Pascakebakaran, pemerintah kini mulai menyiapkan langkah pemulihan bagi warga terdampak. Seno menyampaikan Pemprov Kaltim akan berkoordinasi dengan Pemkab Kukar untuk mempercepat perbaikan rumah warga.
Salah satu opsi yang akan ditinjau yakni pembangunan melalui program rumah layak huni (RTLH). Program tersebut diharapkan dapat membantu korban memperbaiki tempat tinggal, sehingga dapat kembali bermukim.
“Pemprov akan meninjau ulang bagaimana pembangunan melalui program RTLH, supaya perbaikan rumah para korban ini segera bisa kita atasi,” jelasnya.
Seno menambahkan pembahasan bersama Pemkab Kukar akan dilakukan lebih intens untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Demikian juga dengan Pak Bupati, nanti kita akan berdiskusi lebih dalam dan lebih intens agar dalam waktu dekat masyarakat bisa kembali ke rumahnya, bisa memperbaiki rumahnya dan bermukim kembali di sini,” katanya.
Selain perbaikan rumah, pemerintah juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak berupa kebutuhan pokok dan pakaian.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga menyiapkan langkah pencegahan untuk mengantisipasi kebakaran kembali terjadi di kawasan permukiman padat. Salah satunya dengan menyiapkan titik sumur bor dan hidran.
“Secara simbolis, bantuan yang diberikan berupa sembako, kemudian baju dan lain sebagainya. Kita juga akan melihat titik-titik lokasi untuk sumur bor, supaya nanti tidak terjadi lagi musibah kebakaran yang meluas. Kita akan punya beberapa titik hidran yang ada di perkampungan,” tuturnya.
Guna merealisasikan rencana tersebut, PUPR Kukar akan terlebih dahulu melakukan pendataan kondisi rumah warga yang terdampak.
Setelah proses pendataan rampung, PUPR Kaltim dijadwalkan turun ke lokasi untuk melihat kebutuhan pembangunan.
“Dalam waktu dekat ini, PUPR dari kabupaten akan mendata, kemudian PUPR dari provinsi akan datang ke sini. Mungkin dalam waktu seminggu. Mungkin belum seminggu sudah ke sini. Artinya, sesegera mungkin,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wagub Kaltim, Seno Aji saat meninjau lokasi kebakaran sekaligus mengecek kondisi korban terdampak di Kelurahan Melayu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sekitar 75 bangunan di RT 033, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (8/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Seno menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang berdampak terhadap 75 kepala keluarga (KK).
“Kami sangat prihatin dengan adanya kebakaran ini. Memang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kaltim cukup besar, tapi yang sekarang ini di permukiman ada 75 KK yang terkena dampak kebakaran,” ujar Seno.
Ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bersama jajaran terkait penanganan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah, Pak Bupati dan seluruh tim bekerja dengan cepat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) bekerja dengan baik, Bu Camat, Pak Lurah yang ada juga sudah berpartisipasi dan api sudah padam,” terangnya.
Pascakebakaran, pemerintah kini mulai menyiapkan langkah pemulihan bagi warga terdampak. Seno menyampaikan Pemprov Kaltim akan berkoordinasi dengan Pemkab Kukar untuk mempercepat perbaikan rumah warga.
Salah satu opsi yang akan ditinjau yakni pembangunan melalui program rumah layak huni (RTLH). Program tersebut diharapkan dapat membantu korban memperbaiki tempat tinggal, sehingga dapat kembali bermukim.
“Pemprov akan meninjau ulang bagaimana pembangunan melalui program RTLH, supaya perbaikan rumah para korban ini segera bisa kita atasi,” jelasnya.
Seno menambahkan pembahasan bersama Pemkab Kukar akan dilakukan lebih intens untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Demikian juga dengan Pak Bupati, nanti kita akan berdiskusi lebih dalam dan lebih intens agar dalam waktu dekat masyarakat bisa kembali ke rumahnya, bisa memperbaiki rumahnya dan bermukim kembali di sini,” katanya.
Selain perbaikan rumah, pemerintah juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak berupa kebutuhan pokok dan pakaian.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga menyiapkan langkah pencegahan untuk mengantisipasi kebakaran kembali terjadi di kawasan permukiman padat. Salah satunya dengan menyiapkan titik sumur bor dan hidran.
“Secara simbolis, bantuan yang diberikan berupa sembako, kemudian baju dan lain sebagainya. Kita juga akan melihat titik-titik lokasi untuk sumur bor, supaya nanti tidak terjadi lagi musibah kebakaran yang meluas. Kita akan punya beberapa titik hidran yang ada di perkampungan,” tuturnya.
Guna merealisasikan rencana tersebut, PUPR Kukar akan terlebih dahulu melakukan pendataan kondisi rumah warga yang terdampak.
Setelah proses pendataan rampung, PUPR Kaltim dijadwalkan turun ke lokasi untuk melihat kebutuhan pembangunan.
“Dalam waktu dekat ini, PUPR dari kabupaten akan mendata, kemudian PUPR dari provinsi akan datang ke sini. Mungkin dalam waktu seminggu. Mungkin belum seminggu sudah ke sini. Artinya, sesegera mungkin,” tandasnya.
(Sf/Lo)