Cari disini...
Seputar Kaltim
Rapat Kerja KONI Samarinda di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu (21/7/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin menargetkan Samarinda untuk dapat gelar Juara Umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Kabupaten Paser pada tahun 2026 mendatang.
Hal itu disampaikannya pada saat KONI Samarinda menggelar Rapat Kerja yang bertajuk "Bersama Bersinergi Pertahankan Prestasi Menuju Babak Kualifikasi Porprov 2025" di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu (21/7/2024).
Dalam rapat kerja itu Muslimin berharap dapat menghasilkan kebijakan strategis untuk pengembangan olahraga di Samarinda. Terlebih pada Porprov sebelumnya, Samarinda bisa meraih juara umum.
"Kita harus tetap juara umum. Samarinda harus nomor satu dan harus jadi yang terbaik. Apalagi atlet Samarinda berkontribusi banyak di PON nanti, sekitar 280 atlet," ungkap Muslimin saat diwawancara.
Atas segala capaian yang berhasil diraih itu, ia mengakui tak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, baik dari atlet, pelatih dan pemerintah.
Ia berharap Samarinda dapat terus meningkatkan serta mempertahankan prestasinya dalam Porprov yang akan datang.
Lebih lanjut, ia ingin agar Porprov ke VIII di Paser ini bisa menjadi pertandingan yang bersih tanpa adanya intervensi dari pihak manapun ataupun permainan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
"Tidak ada lagi atlet mutasi ilegal yang diikutkan. Kita harus jadikan Porprov Paser ini bersih, tanpa adanya intervensi dan pengaturan. Untuk atlet mutasi boleh saja, tapi dengan catatan harus sesuai prosedur," tegasnya.
Untuk mempersiapkan itu semua, ia memberi arahan agar semua cabang olahraga (cabor) dapat melakukan evaluasi, baik dari kebijakan, persiapan yang dilakukan dan prestasi yang telah diraih.
"Karena itu nanti akan jadi catatan untuk KONI dan Disporapar dalam kebijakan pengembangan prestasi olahraga Samarinda," bebernya.
Terkait dengan cabor apa saja yang akan ikut dalam Porprov nanti, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut keputusan dari KONI Kaltim terkait cabor apa saja yang akan dipertandingkan.
"Prinsipnya dari KONI Samarinda full team akan kita siapkan, karna kita mau juara umum," ujarnya.
Selain itu ia juga mengimbau kepada seluruh cabor, bagi yang kepengurusannya sudah harus berganti maka untuk disegerakan melaksanakan musyawarah atas penggantian pengurus.
"Karena kalau pengurusnya mati otomatis tidak akan bisa dapat bantuan dana dari pemerintah," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rapat Kerja KONI Samarinda di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu (21/7/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin menargetkan Samarinda untuk dapat gelar Juara Umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Kabupaten Paser pada tahun 2026 mendatang.
Hal itu disampaikannya pada saat KONI Samarinda menggelar Rapat Kerja yang bertajuk "Bersama Bersinergi Pertahankan Prestasi Menuju Babak Kualifikasi Porprov 2025" di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu (21/7/2024).
Dalam rapat kerja itu Muslimin berharap dapat menghasilkan kebijakan strategis untuk pengembangan olahraga di Samarinda. Terlebih pada Porprov sebelumnya, Samarinda bisa meraih juara umum.
"Kita harus tetap juara umum. Samarinda harus nomor satu dan harus jadi yang terbaik. Apalagi atlet Samarinda berkontribusi banyak di PON nanti, sekitar 280 atlet," ungkap Muslimin saat diwawancara.
Atas segala capaian yang berhasil diraih itu, ia mengakui tak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, baik dari atlet, pelatih dan pemerintah.
Ia berharap Samarinda dapat terus meningkatkan serta mempertahankan prestasinya dalam Porprov yang akan datang.
Lebih lanjut, ia ingin agar Porprov ke VIII di Paser ini bisa menjadi pertandingan yang bersih tanpa adanya intervensi dari pihak manapun ataupun permainan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
"Tidak ada lagi atlet mutasi ilegal yang diikutkan. Kita harus jadikan Porprov Paser ini bersih, tanpa adanya intervensi dan pengaturan. Untuk atlet mutasi boleh saja, tapi dengan catatan harus sesuai prosedur," tegasnya.
Untuk mempersiapkan itu semua, ia memberi arahan agar semua cabang olahraga (cabor) dapat melakukan evaluasi, baik dari kebijakan, persiapan yang dilakukan dan prestasi yang telah diraih.
"Karena itu nanti akan jadi catatan untuk KONI dan Disporapar dalam kebijakan pengembangan prestasi olahraga Samarinda," bebernya.
Terkait dengan cabor apa saja yang akan ikut dalam Porprov nanti, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut keputusan dari KONI Kaltim terkait cabor apa saja yang akan dipertandingkan.
"Prinsipnya dari KONI Samarinda full team akan kita siapkan, karna kita mau juara umum," ujarnya.
Selain itu ia juga mengimbau kepada seluruh cabor, bagi yang kepengurusannya sudah harus berganti maka untuk disegerakan melaksanakan musyawarah atas penggantian pengurus.
"Karena kalau pengurusnya mati otomatis tidak akan bisa dapat bantuan dana dari pemerintah," pungkasnya.
(Sf/Rs)