Cari disini...
Seputar Kaltim
Pemkot Samarinda raih penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam kategori Kinerja Total Fiskal Sedang dari Kemendagri, Kamis (12/12/2024) lalu. (Foto: Dok. Humas Pemkot Samarinda/ Seputarfakta.com)
Samarinda – Kota Samarinda lagi-lagi mendapatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam Kategori Kinerja Total Fiskal Sedang. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Tempo Media Group pada acara Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024, yang digelar Kamis (12/12) lalu di Jakarta.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menerima langsung penghargaan tersebut dan menjelaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas pengelolaan anggaran daerah meski dengan kapasitas fiskal yang terbatas.
"Kita masuk dalam kategori fiskal atau APBD yang tidak besar. Namun, penghargaan ini diraih karena Samarinda mampu membuktikan bahwa dengan APBD yang relatif kecil, hampir semua sektor pembangunan dapat terlaksana dengan baik," ujar Andi Harun saat dikonfirmasi, Sabtu (14/12/2024).
Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan anggaran di Samarinda telah dilakukan secara efisien dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Andi Harun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut, termasuk pegawai Pemkot Samarinda, Forkopimda, serta elemen masyarakat yang mendukung kemajuan kota.
Ia pun mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) di berbagai sektor pelayanan publik, seperti pendidikan,
kesehatan, dan kesejahteraan rakyat yang harus dihadapi di tengah minimnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki.
Karenanya, ia meminta kepada seluruh OPD agar dapat fokus pada kinerja pelayanan publik yang tetap prima serta dapat mengoptimalkan pendapatan daerah secara paralel.
"Jika dibandingkan dengan kebutuhan yang harus dieksekusi, anggaran kita sering kali belum mencukupi.
Oleh karena itu, saya dan seluruh tim Pemerintah Kota Samarinda fokus pada dua hal tersebut," ungkapnya.
Penghargaan ini menurutnya harus menjadi motivasi bagi Pemkot Samarinda untuk terus mengoptimalkan penggunaan APBD dalam mendukung pembangunan kota, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Menteri Dalam Negeri, Pak Tito Karnavian, bahkan menyebut bahwa penghargaan ini bukan hal yang mudah untuk diraih. Ini menunjukkan bahwa kerja keras kita semua telah diakui," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pemkot Samarinda raih penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam kategori Kinerja Total Fiskal Sedang dari Kemendagri, Kamis (12/12/2024) lalu. (Foto: Dok. Humas Pemkot Samarinda/ Seputarfakta.com)
Samarinda – Kota Samarinda lagi-lagi mendapatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam Kategori Kinerja Total Fiskal Sedang. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Tempo Media Group pada acara Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024, yang digelar Kamis (12/12) lalu di Jakarta.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menerima langsung penghargaan tersebut dan menjelaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas pengelolaan anggaran daerah meski dengan kapasitas fiskal yang terbatas.
"Kita masuk dalam kategori fiskal atau APBD yang tidak besar. Namun, penghargaan ini diraih karena Samarinda mampu membuktikan bahwa dengan APBD yang relatif kecil, hampir semua sektor pembangunan dapat terlaksana dengan baik," ujar Andi Harun saat dikonfirmasi, Sabtu (14/12/2024).
Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan anggaran di Samarinda telah dilakukan secara efisien dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Andi Harun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut, termasuk pegawai Pemkot Samarinda, Forkopimda, serta elemen masyarakat yang mendukung kemajuan kota.
Ia pun mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) di berbagai sektor pelayanan publik, seperti pendidikan,
kesehatan, dan kesejahteraan rakyat yang harus dihadapi di tengah minimnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki.
Karenanya, ia meminta kepada seluruh OPD agar dapat fokus pada kinerja pelayanan publik yang tetap prima serta dapat mengoptimalkan pendapatan daerah secara paralel.
"Jika dibandingkan dengan kebutuhan yang harus dieksekusi, anggaran kita sering kali belum mencukupi.
Oleh karena itu, saya dan seluruh tim Pemerintah Kota Samarinda fokus pada dua hal tersebut," ungkapnya.
Penghargaan ini menurutnya harus menjadi motivasi bagi Pemkot Samarinda untuk terus mengoptimalkan penggunaan APBD dalam mendukung pembangunan kota, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Menteri Dalam Negeri, Pak Tito Karnavian, bahkan menyebut bahwa penghargaan ini bukan hal yang mudah untuk diraih. Ini menunjukkan bahwa kerja keras kita semua telah diakui," pungkasnya.
(Sf/Rs)