Seputar Kaltim

    Samarinda Jajaki Kerja Sama dengan Kedutaan Besar AS Soal Pendidikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 Desember 2024 pukul 16:35 WITA

    Kunjungan Kedutaan Besar AS ke Pemerintah Kota Samarinda yang berlangsung di Balai Kota Samarinda pada 18 Desember 2024 lalu. (Foto: Dokumentasi Pemerintah Kota Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah mempersiapkan pembangunan sekolah terpadu bertaraf internasional di kawasan SMP 16 Jalan Jakarta, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan bahwa sekolah ini dirancang sebagai model pendidikan unggul di Kota Tepian.

    Asli juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk mendukung pengembangan sekolah tersebut. Hal ini berkaitan dengan pertemuan sebelumnya yang dilakukan dengan Kedutaan Besar AS pada 18 Desember 2024 lalu.

    "Pak Wali Kota ingin ada kontribusi dari Kedubes, misalnya program pertukaran guru atau siswa. Kita juga berharap ada guru bahasa Inggris dari sana yang bisa magang di sini dengan pembiayaan dari mereka," ujar Alsi pada media ini.

    Ia menyebut, pembangunan sekolah terpadu ini hampir mencapai tahap akhir dan direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun 2025. Berdiri di atas lahan seluas dua hektare, sekolah ini akan mencakup jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga SMA, dengan fasilitas lengkap seperti ruang terbuka hijau, masjid, kantin, dan area drop-off siswa.

    Untuk menunjang pembelajaran berkualitas, Disdikbud Samarinda menargetkan penerapan kurikulum berbasis Cambridge yang berstandar internasional. Selain itu, perekrutan tenaga pendidik akan dilakukan secara selektif dengan kriteria yang akan dirumuskan oleh tim khusus.

    “Target kami, sekolah ini sudah bisa digunakan pada Juli 2025. Saat ini, pembangunan lansekap dan beberapa fasilitas lainnya akan dilanjutkan pada Januari-Februari mendatang,” jelas Asli.

    Pertemuan dengan perwakilan Kedutaan Besar AS telah memberikan angin segar untuk kerja sama ini. "Pak Wali Kota berharap kerja sama ini membuahkan hasil nyata. Kami masih menunggu proses lebih lanjut sambil menyelesaikan pembangunan sekolah,” pungkasnya.

    Dengan rencana ini, ia berharap Samarinda dapat memiliki sekolah percontohan yang mampu mencetak generasi unggul dan bersaing di tingkat internasional.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Samarinda Jajaki Kerja Sama dengan Kedutaan Besar AS Soal Pendidikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 Desember 2024 pukul 16:35 WITA

    Kunjungan Kedutaan Besar AS ke Pemerintah Kota Samarinda yang berlangsung di Balai Kota Samarinda pada 18 Desember 2024 lalu. (Foto: Dokumentasi Pemerintah Kota Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah mempersiapkan pembangunan sekolah terpadu bertaraf internasional di kawasan SMP 16 Jalan Jakarta, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan bahwa sekolah ini dirancang sebagai model pendidikan unggul di Kota Tepian.

    Asli juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk mendukung pengembangan sekolah tersebut. Hal ini berkaitan dengan pertemuan sebelumnya yang dilakukan dengan Kedutaan Besar AS pada 18 Desember 2024 lalu.

    "Pak Wali Kota ingin ada kontribusi dari Kedubes, misalnya program pertukaran guru atau siswa. Kita juga berharap ada guru bahasa Inggris dari sana yang bisa magang di sini dengan pembiayaan dari mereka," ujar Alsi pada media ini.

    Ia menyebut, pembangunan sekolah terpadu ini hampir mencapai tahap akhir dan direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun 2025. Berdiri di atas lahan seluas dua hektare, sekolah ini akan mencakup jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga SMA, dengan fasilitas lengkap seperti ruang terbuka hijau, masjid, kantin, dan area drop-off siswa.

    Untuk menunjang pembelajaran berkualitas, Disdikbud Samarinda menargetkan penerapan kurikulum berbasis Cambridge yang berstandar internasional. Selain itu, perekrutan tenaga pendidik akan dilakukan secara selektif dengan kriteria yang akan dirumuskan oleh tim khusus.

    “Target kami, sekolah ini sudah bisa digunakan pada Juli 2025. Saat ini, pembangunan lansekap dan beberapa fasilitas lainnya akan dilanjutkan pada Januari-Februari mendatang,” jelas Asli.

    Pertemuan dengan perwakilan Kedutaan Besar AS telah memberikan angin segar untuk kerja sama ini. "Pak Wali Kota berharap kerja sama ini membuahkan hasil nyata. Kami masih menunggu proses lebih lanjut sambil menyelesaikan pembangunan sekolah,” pungkasnya.

    Dengan rencana ini, ia berharap Samarinda dapat memiliki sekolah percontohan yang mampu mencetak generasi unggul dan bersaing di tingkat internasional.

    (Sf/Rs)