Seputar Kaltim

    Samarinda Berduka, Mantan Camat Muhammad Fahmi Meninggal Dunia

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    06 Agustus 2024 pukul 11:52 WITA

    Rumah duka di Jalan Damanhuri 2 Perumahan Borneo Mukti 2 Blok CA, Selasa (6/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali berduka atas kehilangan seorang tokoh penting dalam akselerasi pembangunan kota, Muhammad Fahmi. Anggota tim wali kota untuk akselerasi pembangunan (TWAP) Kota Samarinda ini meninggal dunia pada Selasa (6/8/2024) dini hari.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang selalu mendedikasikan dirinya untuk kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.

    “Hari ini kita menghantarkan beliau ke pemakaman dan mengenang perjalanan hidupnya yang penuh dengan dedikasi untuk bangsa dan negara. Semoga segala kebaikan yang telah beliau lakukan menjadi kenangan sekaligus motivasi bagi kita semua bahwa hidup ini adalah kesempatan untuk memperbanyak kebajikan," ujar Andi Harun. 

    Orang nomor satu di Samarinda itu juga mengungkapkan rasa terimakasih atas kerja keras dan dedikasi almarhum selama bekerja menjadi pegawai di Pemkot Samarinda. 

    “Atas nama Pemkot Samarinda dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas semua pengabdian beliau selama hidupnya sebagai aparatur negara yang mengabdi di Pemkot Samarinda," tambahnya.

    Di sisi lain, Ketua TWAP Kota Samarinda, Syaparuddin, juga memberikan penghormatan terakhir kepada Muhammad Fahmi. 

    Ia turut mengenang perjalanan almarhum, dimana ia telah mengenalnya sejak almarhum menjabat sebagai lurah, kemudian menjadi camat, dan terakhir sebagai Camat Samarinda Ulu sebelum diamanahi sebagai anggota TWAP.

    Fahmi adalah anggota TWAP bidang SDM, Sosbud, dan pemberdayaan masyarakat. Syapar menyebut, Fahmi adalah sosok yang sangat humble dengan semua pihak dan dikenal sebagai pekerja keras dengan dedikasi tinggi terhadap tugas yang diberikan. 

    “Selama di TWAP, beliau selalu menunjukkan dedikasi yang tinggi dan bekerja dengan baik bersama rekan-rekan," ungkap Syaparuddin kepada Seputar Fakta.

    Ia mengakui bahwa kabar meninggalnya Muhammad Fahmi memang mengejutkan banyak pihak. 

    Syaparuddin mengungkapkan bahwa almarhum sempat dirawat di RS Haji Darjad karena sakit, kemudian sembuh dan kembali ke rumah. 

    “Tapi setelah itu katanya pada malam harinya, sekitar pukul 12 malam, beliau kembali sakit dan dilarikan ke RS SMC, di mana pada pukul 3 dini hari beliau dinyatakan meninggal dunia,"

    Syapar bersama dengan rekan-rekannyav pun terkejut atas kejadian ini karena menilai Fahmi tetap terlihat riang dan bersemangat. 

    “Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan kami semua akan meneladani semangat kerja dari sosok almarhum," tuturnya.

    Prosesi pemakaman dihadiri oleh para camat dan pegawai Pemkot Samarinda, termasuk mantan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, yang turut menyolatkan almarhum sebelum dikebumikan.  

    “Kepergian Muhammad Fahmi meninggalkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Samarinda, namun semangat dan dedikasinya akan selalu dikenang sebagai teladan bagi birokrasi Pemkot Samarinda,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Samarinda Berduka, Mantan Camat Muhammad Fahmi Meninggal Dunia

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    06 Agustus 2024 pukul 11:52 WITA

    Rumah duka di Jalan Damanhuri 2 Perumahan Borneo Mukti 2 Blok CA, Selasa (6/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali berduka atas kehilangan seorang tokoh penting dalam akselerasi pembangunan kota, Muhammad Fahmi. Anggota tim wali kota untuk akselerasi pembangunan (TWAP) Kota Samarinda ini meninggal dunia pada Selasa (6/8/2024) dini hari.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang selalu mendedikasikan dirinya untuk kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.

    “Hari ini kita menghantarkan beliau ke pemakaman dan mengenang perjalanan hidupnya yang penuh dengan dedikasi untuk bangsa dan negara. Semoga segala kebaikan yang telah beliau lakukan menjadi kenangan sekaligus motivasi bagi kita semua bahwa hidup ini adalah kesempatan untuk memperbanyak kebajikan," ujar Andi Harun. 

    Orang nomor satu di Samarinda itu juga mengungkapkan rasa terimakasih atas kerja keras dan dedikasi almarhum selama bekerja menjadi pegawai di Pemkot Samarinda. 

    “Atas nama Pemkot Samarinda dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas semua pengabdian beliau selama hidupnya sebagai aparatur negara yang mengabdi di Pemkot Samarinda," tambahnya.

    Di sisi lain, Ketua TWAP Kota Samarinda, Syaparuddin, juga memberikan penghormatan terakhir kepada Muhammad Fahmi. 

    Ia turut mengenang perjalanan almarhum, dimana ia telah mengenalnya sejak almarhum menjabat sebagai lurah, kemudian menjadi camat, dan terakhir sebagai Camat Samarinda Ulu sebelum diamanahi sebagai anggota TWAP.

    Fahmi adalah anggota TWAP bidang SDM, Sosbud, dan pemberdayaan masyarakat. Syapar menyebut, Fahmi adalah sosok yang sangat humble dengan semua pihak dan dikenal sebagai pekerja keras dengan dedikasi tinggi terhadap tugas yang diberikan. 

    “Selama di TWAP, beliau selalu menunjukkan dedikasi yang tinggi dan bekerja dengan baik bersama rekan-rekan," ungkap Syaparuddin kepada Seputar Fakta.

    Ia mengakui bahwa kabar meninggalnya Muhammad Fahmi memang mengejutkan banyak pihak. 

    Syaparuddin mengungkapkan bahwa almarhum sempat dirawat di RS Haji Darjad karena sakit, kemudian sembuh dan kembali ke rumah. 

    “Tapi setelah itu katanya pada malam harinya, sekitar pukul 12 malam, beliau kembali sakit dan dilarikan ke RS SMC, di mana pada pukul 3 dini hari beliau dinyatakan meninggal dunia,"

    Syapar bersama dengan rekan-rekannyav pun terkejut atas kejadian ini karena menilai Fahmi tetap terlihat riang dan bersemangat. 

    “Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan kami semua akan meneladani semangat kerja dari sosok almarhum," tuturnya.

    Prosesi pemakaman dihadiri oleh para camat dan pegawai Pemkot Samarinda, termasuk mantan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, yang turut menyolatkan almarhum sebelum dikebumikan.  

    “Kepergian Muhammad Fahmi meninggalkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Samarinda, namun semangat dan dedikasinya akan selalu dikenang sebagai teladan bagi birokrasi Pemkot Samarinda,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)