Seputar Kaltim

    Safari Ramadan 2026 Dimulai, Rahmad Mas’ud Tekankan Keteladanan dan Istikamah Pejabat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    25 Februari 2026 pukul 12:12 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat sampaikan sambutan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memulai rangkaian Safari Ramadan 2026 dengan pesan kuat tentang keteladanan dan konsistensi berbuat baik, terutama bagi para pejabat publik.

    Kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama itu dibuka langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Dalam sambutannya usai Tarawih, Selasa (24/2/2026) malam, ia menegaskan Ramadan bukan sekadar agenda tahunan atau rutinitas ibadah.

    “Makna Ramadan ini adalah bagaimana kami memberikan contoh kepada masyarakat. Dalam bulan suci ini untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Tapi bukan hanya saat bulan Ramadan saja, setelah itu juga harus tetap istikamah,” ucap Rahmad di hadapan jamaah salat.

    Menurut Rahmad, Ramadan menjadi momentum untuk melatih pengendalian diri dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga, bahkan setelah bulan suci berakhir.

    Ia menekankan pejabat pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi panutan. “Apalagi kami sebagai pejabat harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

    Pesan itu juga dikaitkan dengan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni seluruh lapisan masyarakat dalam bingkai Madinatul Iman. Rahmad menyebut harmoni antarumat beragama sebagai fondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban kota.

    “Kami yang muslim menjalankan syariat dengan baik. Saudara-saudara kami yang Nasrani, Hindu, Buddha juga menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kalau semua menjalankan syariat agamanya, InsyaAllah Balikpapan aman dan harmonis,” paparnya.

    Dalam kesempatan tersebut, wali kota turut menyerahkan bingkisan kepada pengelola pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah.

    Safari Ramadan 2026 dijadwalkan menyambangi delapan masjid di enam kecamatan. Rangkaian kegiatan akan berlanjut ke Masjid Jami’ Al-Azhar Balikpapan Utara pada 26 Februari, Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan Kota pada 1 Maret, Masjid Mishbahush Shudur Balikpapan Barat pada 4 Maret, Masjid Madinatul Iman Balikpapan Selatan pada 6 Maret, Masjid Al-Jihad Balikpapan Selatan pada 9 Maret, Masjid Al-Muhajirin Balikpapan Timur pada 12 Maret, dan ditutup di Masjid Nurul Ihsan Balikpapan Tengah pada 15 Maret.

    “Melalui Safari Ramadan ini Pemkot Balikpapan berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan tidak hanya hidup selama Ramadan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Safari Ramadan 2026 Dimulai, Rahmad Mas’ud Tekankan Keteladanan dan Istikamah Pejabat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    25 Februari 2026 pukul 12:12 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat sampaikan sambutan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memulai rangkaian Safari Ramadan 2026 dengan pesan kuat tentang keteladanan dan konsistensi berbuat baik, terutama bagi para pejabat publik.

    Kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama itu dibuka langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Dalam sambutannya usai Tarawih, Selasa (24/2/2026) malam, ia menegaskan Ramadan bukan sekadar agenda tahunan atau rutinitas ibadah.

    “Makna Ramadan ini adalah bagaimana kami memberikan contoh kepada masyarakat. Dalam bulan suci ini untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Tapi bukan hanya saat bulan Ramadan saja, setelah itu juga harus tetap istikamah,” ucap Rahmad di hadapan jamaah salat.

    Menurut Rahmad, Ramadan menjadi momentum untuk melatih pengendalian diri dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga, bahkan setelah bulan suci berakhir.

    Ia menekankan pejabat pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi panutan. “Apalagi kami sebagai pejabat harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

    Pesan itu juga dikaitkan dengan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni seluruh lapisan masyarakat dalam bingkai Madinatul Iman. Rahmad menyebut harmoni antarumat beragama sebagai fondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban kota.

    “Kami yang muslim menjalankan syariat dengan baik. Saudara-saudara kami yang Nasrani, Hindu, Buddha juga menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kalau semua menjalankan syariat agamanya, InsyaAllah Balikpapan aman dan harmonis,” paparnya.

    Dalam kesempatan tersebut, wali kota turut menyerahkan bingkisan kepada pengelola pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah.

    Safari Ramadan 2026 dijadwalkan menyambangi delapan masjid di enam kecamatan. Rangkaian kegiatan akan berlanjut ke Masjid Jami’ Al-Azhar Balikpapan Utara pada 26 Februari, Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan Kota pada 1 Maret, Masjid Mishbahush Shudur Balikpapan Barat pada 4 Maret, Masjid Madinatul Iman Balikpapan Selatan pada 6 Maret, Masjid Al-Jihad Balikpapan Selatan pada 9 Maret, Masjid Al-Muhajirin Balikpapan Timur pada 12 Maret, dan ditutup di Masjid Nurul Ihsan Balikpapan Tengah pada 15 Maret.

    “Melalui Safari Ramadan ini Pemkot Balikpapan berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan tidak hanya hidup selama Ramadan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Lo)