Cari disini...
Seputar Kaltim
Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Saeful Rizal menilai program pembagian seragam gratis bagi anak sekolah ke depan perlu untuk ditinjau ulang.
Menurutnya program tersebut sebenarnya sangat baik, khususnya untuk meringankan beban orang tua peserta didik ajaran baru.
Namun, bagi peserta didik kelas 2-6 Sekolah Dasar (SD) dan kelas 7-9 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Baginya program seragam gratis tidak begitu efektif dalam menunjang proses belajar mengajar peserta didik. Mengingat mereka sebelumnya telah memiliki seragam.
“Program ini sebenarnya sangat baik dan kalau kondisi anggaran daerah mencukupi tidak masalah semua dapat. Tapi kalau melihat efektivitas dan manfaat mungkin perlu dipertimbangkan lagi,” ucap Saeful Rizal.
Menurutnya, bantuan pendidikan bisa lebih menyasar pada kebutuhan yang lebih mendasar sesuai dengan jenjang kelas peserta didik. Contohnya peserta didik baru mendapat seragam gratis, sedangkan untuk jenjang di atasnya mengutamakan perlengakapan sekolah yang lebih besar kegunaannya.
“Mungkin bisa buku dan lain sebagainya, jadi kegunaan dan manfaatnya lebih terasa” kata dia.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Saeful Rizal menilai program pembagian seragam gratis bagi anak sekolah ke depan perlu untuk ditinjau ulang.
Menurutnya program tersebut sebenarnya sangat baik, khususnya untuk meringankan beban orang tua peserta didik ajaran baru.
Namun, bagi peserta didik kelas 2-6 Sekolah Dasar (SD) dan kelas 7-9 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Baginya program seragam gratis tidak begitu efektif dalam menunjang proses belajar mengajar peserta didik. Mengingat mereka sebelumnya telah memiliki seragam.
“Program ini sebenarnya sangat baik dan kalau kondisi anggaran daerah mencukupi tidak masalah semua dapat. Tapi kalau melihat efektivitas dan manfaat mungkin perlu dipertimbangkan lagi,” ucap Saeful Rizal.
Menurutnya, bantuan pendidikan bisa lebih menyasar pada kebutuhan yang lebih mendasar sesuai dengan jenjang kelas peserta didik. Contohnya peserta didik baru mendapat seragam gratis, sedangkan untuk jenjang di atasnya mengutamakan perlengakapan sekolah yang lebih besar kegunaannya.
“Mungkin bisa buku dan lain sebagainya, jadi kegunaan dan manfaatnya lebih terasa” kata dia.
(Sf/Lo)