Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Asisten I Setda Kota Balikpapan, Zulkifli. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tidak hanya berfokus pada pengamanan melalui Operasi Ketupat, tetapi juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama libur Lebaran.
Asisten I Setda Kota Balikpapan, Zulkifli menegaskan, kesiapan aparat harus dibarengi dengan kesadaran warga, terutama saat meninggalkan rumah untuk salat Id maupun bersilaturahmi.
Menurutnya, momen Lebaran yang identik dengan kunjungan keluarga kerap membuat banyak rumah kosong, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kebakaran maupun tindak kriminal jika tidak diantisipasi.
“Pastikan kompor dalam keadaan mati, pintu terkunci, dan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah,” ucap Zulkifli saat dihubungi awak media, Sabtu (21/3/2026).
Ia menilai langkah sederhana tersebut sering diabaikan, padahal sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan selama libur panjang.
Selain keamanan rumah, Pemkot juga mengingatkan potensi risiko di tempat wisata yang biasanya meningkat setelah Lebaran. Kawasan pantai menjadi perhatian khusus, mengingat tingginya minat masyarakat berkunjung ke wilayah pesisir.
Zulkifli mengimbau orang tua untuk lebih waspada saat mengawasi anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar laut.
“Kejadian anak terseret arus harus menjadi pelajaran. Pengawasan dari orang tua sangat penting,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah tetap menyiagakan berbagai sektor pendukung guna memastikan libur Lebaran berjalan aman dan lancar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membuka posko siaga di titik rawan, sementara Dinas Pariwisata menempatkan petugas di lokasi wisata.
“Layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit juga dipastikan tetap beroperasi,” terangnya.
Pemkot Balikpapan berharap, dengan kombinasi kesiapan pemerintah dan kewaspadaan masyarakat, perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan tanpa gangguan berarti.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Asisten I Setda Kota Balikpapan, Zulkifli. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tidak hanya berfokus pada pengamanan melalui Operasi Ketupat, tetapi juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama libur Lebaran.
Asisten I Setda Kota Balikpapan, Zulkifli menegaskan, kesiapan aparat harus dibarengi dengan kesadaran warga, terutama saat meninggalkan rumah untuk salat Id maupun bersilaturahmi.
Menurutnya, momen Lebaran yang identik dengan kunjungan keluarga kerap membuat banyak rumah kosong, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kebakaran maupun tindak kriminal jika tidak diantisipasi.
“Pastikan kompor dalam keadaan mati, pintu terkunci, dan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah,” ucap Zulkifli saat dihubungi awak media, Sabtu (21/3/2026).
Ia menilai langkah sederhana tersebut sering diabaikan, padahal sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan selama libur panjang.
Selain keamanan rumah, Pemkot juga mengingatkan potensi risiko di tempat wisata yang biasanya meningkat setelah Lebaran. Kawasan pantai menjadi perhatian khusus, mengingat tingginya minat masyarakat berkunjung ke wilayah pesisir.
Zulkifli mengimbau orang tua untuk lebih waspada saat mengawasi anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar laut.
“Kejadian anak terseret arus harus menjadi pelajaran. Pengawasan dari orang tua sangat penting,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah tetap menyiagakan berbagai sektor pendukung guna memastikan libur Lebaran berjalan aman dan lancar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membuka posko siaga di titik rawan, sementara Dinas Pariwisata menempatkan petugas di lokasi wisata.
“Layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit juga dipastikan tetap beroperasi,” terangnya.
Pemkot Balikpapan berharap, dengan kombinasi kesiapan pemerintah dan kewaspadaan masyarakat, perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan tanpa gangguan berarti.
(Sf/Rs)