Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso temui PMII Samarinda dalam peningkatan program kota peradaban. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menerima audiensi dari Pengurus Cabang PMII Samarinda.
Audiensi ini dalam rangka menguatkan konsep peradaban yang menjadi visi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
"Kami menyampaikan beberapa program utama yang harus segera dituntaskan, yakni Pro-Bebaya, Stunting dan pendidikan Kota Samarinda," kata Rusmadi kepada seputarfakta.com, Kamis (13/7/2023) sore.
Ia juga menyampaikan isu, mengenai penanggulangan sampah di Kota Samarinda hingga mendukung upaya pemindahan Depo Pertamina Cendana.
"Namun yang terpenting dalam hal ini penuntasan stunting, kita tuntaskan dari hulunya, seperti bagaimana kita meningkatkan kesadaran kolektif ditengah masyarakat," jelasnya.
Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori menyampaikan ini sebagai langkahnya dalam membangun 3M.
"3M yang saya maksud adalah Mitra Kritis, Mitra Kolaborasi dan Mitra Solutif. Artinya dalam setiap kebijakan yang dilakukan pemkot, akan kami dukung asal berdampak masalahat pembangunan Kota Samarinda dan kami juga akan memberikan langkah yang solutif bila tak sesuai," jelasnya.
Dalam hal ini, sinergitas yang dibangun PMII Samarinda adalah mendorong Pemkot Samarinda mewujudkan Kota Peradaban. "Selain kesadaran pentingnya mencegah Stunting dan kami juga mendorong agar Kota Samarinda menjadi Kota Pendidikan," imbuhnya.
Ia mengharapkan program stunting tersebut dapat berkolaborasi dengan PMII. "Karena stunting juga menjadi salah satu isu dalam program besar, yakni Pengarus Utamaan Gender (PUG) yang mana telah ada Perda Kota Samarinda nomor 2 tahun 2020 dan Perwali nomor 1 tahun 2023 tentang rencana aksi daerah (Randa)," sebutnya.
"Dengan begitu Kopri PC PMII Samarinda akan melakukan gerakan sosialisasi kepada Kampus-kampus, Pondok Pesantren hingga bersama siswa-siswi SMA Se-Kota Samarinda," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso temui PMII Samarinda dalam peningkatan program kota peradaban. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menerima audiensi dari Pengurus Cabang PMII Samarinda.
Audiensi ini dalam rangka menguatkan konsep peradaban yang menjadi visi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
"Kami menyampaikan beberapa program utama yang harus segera dituntaskan, yakni Pro-Bebaya, Stunting dan pendidikan Kota Samarinda," kata Rusmadi kepada seputarfakta.com, Kamis (13/7/2023) sore.
Ia juga menyampaikan isu, mengenai penanggulangan sampah di Kota Samarinda hingga mendukung upaya pemindahan Depo Pertamina Cendana.
"Namun yang terpenting dalam hal ini penuntasan stunting, kita tuntaskan dari hulunya, seperti bagaimana kita meningkatkan kesadaran kolektif ditengah masyarakat," jelasnya.
Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori menyampaikan ini sebagai langkahnya dalam membangun 3M.
"3M yang saya maksud adalah Mitra Kritis, Mitra Kolaborasi dan Mitra Solutif. Artinya dalam setiap kebijakan yang dilakukan pemkot, akan kami dukung asal berdampak masalahat pembangunan Kota Samarinda dan kami juga akan memberikan langkah yang solutif bila tak sesuai," jelasnya.
Dalam hal ini, sinergitas yang dibangun PMII Samarinda adalah mendorong Pemkot Samarinda mewujudkan Kota Peradaban. "Selain kesadaran pentingnya mencegah Stunting dan kami juga mendorong agar Kota Samarinda menjadi Kota Pendidikan," imbuhnya.
Ia mengharapkan program stunting tersebut dapat berkolaborasi dengan PMII. "Karena stunting juga menjadi salah satu isu dalam program besar, yakni Pengarus Utamaan Gender (PUG) yang mana telah ada Perda Kota Samarinda nomor 2 tahun 2020 dan Perwali nomor 1 tahun 2023 tentang rencana aksi daerah (Randa)," sebutnya.
"Dengan begitu Kopri PC PMII Samarinda akan melakukan gerakan sosialisasi kepada Kampus-kampus, Pondok Pesantren hingga bersama siswa-siswi SMA Se-Kota Samarinda," tutupnya.
(Sf/By)