Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim
Kondisi rumah kontrakan berbahan kayu dengan empat pintu di Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, yang ludes terbakar. (Foto: Disdamkarmat Berau)
Tanjung Redeb - Sebuah rumah kontrakan berbahan kayu dengan empat pintu di Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, ludes terbakar pada pukul 15.50 WITA, Selasa sore (21/4/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 15.52 WITA dan segera merespons kejadian tersebut.
"Begitu laporan masuk, tim langsung kami kerahkan. Petugas tiba di lokasi pukul 15.58 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman," ujar Rakhmadi.
Ia mengatakan bahwa rumah kontrakan tersebut diketahui milik salah satu warga bernama Hamid, yang berlokasi di Jalan Dermaga Gang Mawar Putih RT 6.
"Saat petugas tiba api sudah cukup besar karena konstruksi bangunan yang didominasi material kayu," tambahnya.
Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Setelah hampir satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WITA dalam kondisi aman dan terkendali.
"Berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak di lapangan, api tidak sampai merembet ke bangunan lain," tuturnya.
Dirinya pun mengatakan bahwa upaya pemadaman tersebut turut melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD, PLN, PMI, Tagana, serta warga sekitar. Dimana, sumber air yang digunakan berasal dari grondtank di sekitar lokasi kejadian.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka. Namun, satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak dan harus mengungsi sementara.
"Bangunan itu mengalami rusak berat. Kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta. Sedangkan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tandasnya.
Terakhir, Rakhmadi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim

Kondisi rumah kontrakan berbahan kayu dengan empat pintu di Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, yang ludes terbakar. (Foto: Disdamkarmat Berau)
Tanjung Redeb - Sebuah rumah kontrakan berbahan kayu dengan empat pintu di Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, ludes terbakar pada pukul 15.50 WITA, Selasa sore (21/4/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 15.52 WITA dan segera merespons kejadian tersebut.
"Begitu laporan masuk, tim langsung kami kerahkan. Petugas tiba di lokasi pukul 15.58 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman," ujar Rakhmadi.
Ia mengatakan bahwa rumah kontrakan tersebut diketahui milik salah satu warga bernama Hamid, yang berlokasi di Jalan Dermaga Gang Mawar Putih RT 6.
"Saat petugas tiba api sudah cukup besar karena konstruksi bangunan yang didominasi material kayu," tambahnya.
Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Setelah hampir satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WITA dalam kondisi aman dan terkendali.
"Berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak di lapangan, api tidak sampai merembet ke bangunan lain," tuturnya.
Dirinya pun mengatakan bahwa upaya pemadaman tersebut turut melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD, PLN, PMI, Tagana, serta warga sekitar. Dimana, sumber air yang digunakan berasal dari grondtank di sekitar lokasi kejadian.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka. Namun, satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak dan harus mengungsi sementara.
"Bangunan itu mengalami rusak berat. Kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta. Sedangkan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tandasnya.
Terakhir, Rakhmadi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.
(Sf/Rs)