Seputar Kaltim

    Ruang Kelas Sekolah di Kukar Masih Banyak yang Kurang dan Rusak, Disdikbud Targetkan Tuntas 2027

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Maret 2026 pukul 22:05 WITA

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat masih terdapat sejumlah ruang kelas di berbagai sekolah yang mengalami kerusakan serta kekurangan ruang belajar.

    Berdasarkan data yang dihimpun Disdikbud Kukar 2025, tercatat jumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat mencapai 1.928 unit. 

    Sementara jumlah ruang kelas yang masih mengalami kekurangan mencapai 444 unit, terdiri dari TK, SD dan SMP.

    Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat ruang kelas merupakan sarana utama dalam menunjang proses belajar mengajar yang nyaman dan efektif bagi siswa.

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan upaya perbaikan dan pemenuhan kebutuhan ruang kelas ditargetkan selesai pada 2027 mendatang.

    “Upaya penanganan ruang kelas yang rusak maupun kurang telah menjadi program prioritas di sektor pendidikan, ini selaras dengan keinginan kepala daerah,” ujar Heriansyah, Jumat (27/3/2026).

    Tapi di balik komitmen ini, pemerintah daerah tengah dihadapkan dengan permasalahan finansial, terutama setelah diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran, sehingga upaya perbaikan dan pemenuhan ruang kelas dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

    “Mudah-mudahan kondisi anggaran kita pada 2027 membaik, sehingga target perbaikan serta pemenuhan ruang kelas pada 2027 bisa tercapai,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ruang Kelas Sekolah di Kukar Masih Banyak yang Kurang dan Rusak, Disdikbud Targetkan Tuntas 2027

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Maret 2026 pukul 22:05 WITA

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat masih terdapat sejumlah ruang kelas di berbagai sekolah yang mengalami kerusakan serta kekurangan ruang belajar.

    Berdasarkan data yang dihimpun Disdikbud Kukar 2025, tercatat jumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat mencapai 1.928 unit. 

    Sementara jumlah ruang kelas yang masih mengalami kekurangan mencapai 444 unit, terdiri dari TK, SD dan SMP.

    Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat ruang kelas merupakan sarana utama dalam menunjang proses belajar mengajar yang nyaman dan efektif bagi siswa.

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan upaya perbaikan dan pemenuhan kebutuhan ruang kelas ditargetkan selesai pada 2027 mendatang.

    “Upaya penanganan ruang kelas yang rusak maupun kurang telah menjadi program prioritas di sektor pendidikan, ini selaras dengan keinginan kepala daerah,” ujar Heriansyah, Jumat (27/3/2026).

    Tapi di balik komitmen ini, pemerintah daerah tengah dihadapkan dengan permasalahan finansial, terutama setelah diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran, sehingga upaya perbaikan dan pemenuhan ruang kelas dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

    “Mudah-mudahan kondisi anggaran kita pada 2027 membaik, sehingga target perbaikan serta pemenuhan ruang kelas pada 2027 bisa tercapai,” tandasnya.

    (Sf/Rs)