Seputar Kaltim

    RTH Depan Stadion PPU Segera Dimanfaatkan, Disperkimtan Siapkan Penataan Booth

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    13 September 2026 pukul 14:49 WITA

    Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Ahmad. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pemeliharaan ruang terbuka hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik Penajam telah rampung. Disperkimtan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap kawasan itu segera dimanfaatkan, termasuk untuk kegiatan UMKM dan event masyarakat.

    Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Ahmad, mengatakan pihaknya telah meninjau kawasan tersebut bersama Ketua Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA).

    Dari peninjauan itu, muncul rencana pemanfaatan RTH untuk kegiatan UMKM. HUTA juga berencana menggelar event di lokasi tersebut sekaligus mengenalkan kawasan kepada masyarakat.

    "Mereka rencananya mau mengadakan event di RTH, sekaligus pengenalan kepada masyarakat," kata Khairil, Jumat (11/9/2026).

    Disperkimtan kini menyiapkan penataan area jualan agar aktivitas UMKM tidak tersebar tanpa pola. Salah satu yang dibahas ialah penyediaan booth dengan ukuran dan desain yang seragam.

    Khairil menyebut konsep booth juga telah didiskusikan bersama Wakil Bupati PPU. Material yang digunakan diupayakan cukup kuat sehingga booth tidak perlu terus dipindahkan.

    Dalam waktu dekat, Disperkimtan akan mengukur area yang dapat digunakan untuk UMKM. Hasil pengukuran itu akan menentukan kapasitas booth yang bisa ditempatkan, termasuk opsi ukuran 2x3 meter atau 3x3 meter.

    "Makanya kami lebih detailkan dulu rencananya. Ukuran 2x3 meter itu bisa menampung berapa, kalau 3x3 berapa. Dari situ penataannya bisa kami tentukan," jelasnya.

    Di kawasan RTH tersebut juga terdapat 15 kios foodstreet dan bangunan ekonomi kreatif. Untuk pengelolaan dan mekanisme pendaftaran UMKM, Disperkimtan akan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait.

    Khairil mengatakan pihaknya akan melaporkan rencana pemanfaatan RTH kepada Asisten II agar tindak lanjutnya dapat dibahas bersama perangkat daerah terkait.

    "Pemeliharaannya sudah selesai. Harapannya RTH ini segera dimanfaatkan sesuai fungsinya," ujarnya.

    Ia menilai kawasan depan stadion cukup memungkinkan untuk aktivitas UMKM karena telah tersedia area parkir dan tidak perlu mengambil badan jalan seperti kondisi di sekitar Taman Alun-Alun.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    RTH Depan Stadion PPU Segera Dimanfaatkan, Disperkimtan Siapkan Penataan Booth

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    13 September 2026 pukul 14:49 WITA

    Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Ahmad. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pemeliharaan ruang terbuka hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik Penajam telah rampung. Disperkimtan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap kawasan itu segera dimanfaatkan, termasuk untuk kegiatan UMKM dan event masyarakat.

    Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Ahmad, mengatakan pihaknya telah meninjau kawasan tersebut bersama Ketua Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA).

    Dari peninjauan itu, muncul rencana pemanfaatan RTH untuk kegiatan UMKM. HUTA juga berencana menggelar event di lokasi tersebut sekaligus mengenalkan kawasan kepada masyarakat.

    "Mereka rencananya mau mengadakan event di RTH, sekaligus pengenalan kepada masyarakat," kata Khairil, Jumat (11/9/2026).

    Disperkimtan kini menyiapkan penataan area jualan agar aktivitas UMKM tidak tersebar tanpa pola. Salah satu yang dibahas ialah penyediaan booth dengan ukuran dan desain yang seragam.

    Khairil menyebut konsep booth juga telah didiskusikan bersama Wakil Bupati PPU. Material yang digunakan diupayakan cukup kuat sehingga booth tidak perlu terus dipindahkan.

    Dalam waktu dekat, Disperkimtan akan mengukur area yang dapat digunakan untuk UMKM. Hasil pengukuran itu akan menentukan kapasitas booth yang bisa ditempatkan, termasuk opsi ukuran 2x3 meter atau 3x3 meter.

    "Makanya kami lebih detailkan dulu rencananya. Ukuran 2x3 meter itu bisa menampung berapa, kalau 3x3 berapa. Dari situ penataannya bisa kami tentukan," jelasnya.

    Di kawasan RTH tersebut juga terdapat 15 kios foodstreet dan bangunan ekonomi kreatif. Untuk pengelolaan dan mekanisme pendaftaran UMKM, Disperkimtan akan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait.

    Khairil mengatakan pihaknya akan melaporkan rencana pemanfaatan RTH kepada Asisten II agar tindak lanjutnya dapat dibahas bersama perangkat daerah terkait.

    "Pemeliharaannya sudah selesai. Harapannya RTH ini segera dimanfaatkan sesuai fungsinya," ujarnya.

    Ia menilai kawasan depan stadion cukup memungkinkan untuk aktivitas UMKM karena telah tersedia area parkir dan tidak perlu mengambil badan jalan seperti kondisi di sekitar Taman Alun-Alun.

    (Sf/Rs)