Seputar Kaltim

    RT 92 Manggar Buktikan Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    15 Juni 2026 pukul 12:34 WITA

    Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kaltim saat melakukan verifikasi lapangan di Kelurahan Manggar. (Foto: PKK/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Deretan tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman obat yang tumbuh di halaman rumah warga RT 92 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

    Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kaltim saat melakukan verifikasi lapangan lomba PKK tingkat provinsi di Kota Balikpapan.

    Di bawah binaan Dasawisma Mentari 3, warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam secara mandiri. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil panen juga memberikan manfaat ekonomi bagi sebagian warga.

    “Keberhasilan itu tidak hadir dalam waktu singkat. Program yang berjalan merupakan hasil kerja sama antara kader PKK, pemerintah, dan masyarakat yang secara konsisten menjaga keberlanjutan berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga,” ucap Sekretaris I TP PKK Provinsi Kaltim, Dian Melati kepada media, Senin (15/6/2026).

    Tidak hanya sektor pangan, warga juga aktif menjalankan program lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta berbagai kegiatan peningkatan kesejahteraan keluarga berbasis masyarakat.

    Ia mengatakan, apa yang ditampilkan dalam verifikasi lapangan merupakan program yang memang telah berjalan dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

    “Yang kami tampilkan adalah program yang benar-benar hidup di tengah masyarakat. Kekuatan utamanya ada pada kebersamaan dan komitmen warga dalam menjalankan program PKK secara berkelanjutan,” imbuhnya.

    Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Karena itu, hasil yang terlihat saat ini bukan hanya sebatas persiapan lomba, melainkan cerminan budaya gotong royong yang telah tumbuh di lingkungan masyarakat.

    Tim verifikasi TP PKK Provinsi Kaltim memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga RT 92 dan Kelurahan Manggar secara umum.

    “Antusiasme masyarakat dinilai berhasil mengubah program PKK menjadi gerakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi keluarga dan lingkungan,” jelasnya.

    Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kaltim, Titin Komariah menilai berbagai inovasi yang dilakukan warga menunjukkan tingginya kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan mandiri.

    Menurutnya, keberhasilan suatu wilayah tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk bergerak bersama menyelesaikan persoalan di lingkungannya.

    “Di Manggar kami melihat bagaimana warga mampu memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjaga kualitas lingkungan. Ini menjadi contoh baik bagi wilayah lain,” tambahnya.

    Melalui verifikasi lapangan tersebut, RT 92 Manggar tidak hanya menampilkan kesiapan menghadapi lomba PKK tingkat provinsi. Lebih dari itu, kawasan ini menunjukkan bahwa pekarangan rumah yang dikelola secara bersama dapat menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat perkotaan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    RT 92 Manggar Buktikan Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    15 Juni 2026 pukul 12:34 WITA

    Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kaltim saat melakukan verifikasi lapangan di Kelurahan Manggar. (Foto: PKK/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Deretan tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman obat yang tumbuh di halaman rumah warga RT 92 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

    Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kaltim saat melakukan verifikasi lapangan lomba PKK tingkat provinsi di Kota Balikpapan.

    Di bawah binaan Dasawisma Mentari 3, warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam secara mandiri. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil panen juga memberikan manfaat ekonomi bagi sebagian warga.

    “Keberhasilan itu tidak hadir dalam waktu singkat. Program yang berjalan merupakan hasil kerja sama antara kader PKK, pemerintah, dan masyarakat yang secara konsisten menjaga keberlanjutan berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga,” ucap Sekretaris I TP PKK Provinsi Kaltim, Dian Melati kepada media, Senin (15/6/2026).

    Tidak hanya sektor pangan, warga juga aktif menjalankan program lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta berbagai kegiatan peningkatan kesejahteraan keluarga berbasis masyarakat.

    Ia mengatakan, apa yang ditampilkan dalam verifikasi lapangan merupakan program yang memang telah berjalan dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

    “Yang kami tampilkan adalah program yang benar-benar hidup di tengah masyarakat. Kekuatan utamanya ada pada kebersamaan dan komitmen warga dalam menjalankan program PKK secara berkelanjutan,” imbuhnya.

    Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Karena itu, hasil yang terlihat saat ini bukan hanya sebatas persiapan lomba, melainkan cerminan budaya gotong royong yang telah tumbuh di lingkungan masyarakat.

    Tim verifikasi TP PKK Provinsi Kaltim memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga RT 92 dan Kelurahan Manggar secara umum.

    “Antusiasme masyarakat dinilai berhasil mengubah program PKK menjadi gerakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi keluarga dan lingkungan,” jelasnya.

    Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kaltim, Titin Komariah menilai berbagai inovasi yang dilakukan warga menunjukkan tingginya kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan mandiri.

    Menurutnya, keberhasilan suatu wilayah tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk bergerak bersama menyelesaikan persoalan di lingkungannya.

    “Di Manggar kami melihat bagaimana warga mampu memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjaga kualitas lingkungan. Ini menjadi contoh baik bagi wilayah lain,” tambahnya.

    Melalui verifikasi lapangan tersebut, RT 92 Manggar tidak hanya menampilkan kesiapan menghadapi lomba PKK tingkat provinsi. Lebih dari itu, kawasan ini menunjukkan bahwa pekarangan rumah yang dikelola secara bersama dapat menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat perkotaan.

    (Sf/Lo)