Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi petugas medis mendampingi pasien saat pemeriksaan mammografi di RSUD Kudungga Sangatta. (Foto: Ilustrasi AI)
Sangatta – RSUD Kudungga segera mengoperasikan layanan mammografi untuk mendukung deteksi dini kanker payudara di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Kini layanan tersebut masih menunggu izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Direktur RSUD Kudungga, dr Yusuf mengatakan alat mammografi tersebut merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan tahun 2025 dan telah terpasang di rumah sakit.
“Alhamdulillah kita mendapatkan alat kesehatan mammografi ini dari hibah Kementerian Kesehatan tahun 2025. Alatnya sudah terdistribusi sekitar Februari-Maret kemarin dan sudah terinstalasi,” ujar dr Yusuf.
Ia mengatakan, alat mammografi telah melalui tahapan uji fungsi, uji paparan dan uji kesesuaian sebelum dapat dioperasikan. Menurutnya, mammografi termasuk alat yang memancarkan radiasi, sehingga pengoperasiannya wajib mengantongi izin dari Bapeten.
“Karena alat ini memancarkan radiasi, jadi harus menunggu izin operasional dari Bapeten terlebih dahulu,” katanya.
Saat ini, pihak rumah sakit masih melengkapi dokumen pengajuan izin operasional alat tersebut. Sambil menunggu izin keluar, RSUD Kudungga juga masih melakukan uji coba internal kepada pegawai rumah sakit.
“Mudah-mudahan dalam satu sampai dua bulan ke depan izin sudah keluar dan layanan ini bisa segera digunakan masyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, kehadiran layanan mammografi menjadi langkah penting dalam meningkatkan deteksi dini kanker payudara di Kutim. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan perempuan secara rutin.
Selain itu, layanan mammografi juga akan melengkapi fasilitas penunjang diagnosis kanker yang sebelumnya telah dimiliki rumah sakit, termasuk laboratorium patologi anatomi.
“Deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan dan kualitas hidup pasien,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi petugas medis mendampingi pasien saat pemeriksaan mammografi di RSUD Kudungga Sangatta. (Foto: Ilustrasi AI)
Sangatta – RSUD Kudungga segera mengoperasikan layanan mammografi untuk mendukung deteksi dini kanker payudara di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Kini layanan tersebut masih menunggu izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Direktur RSUD Kudungga, dr Yusuf mengatakan alat mammografi tersebut merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan tahun 2025 dan telah terpasang di rumah sakit.
“Alhamdulillah kita mendapatkan alat kesehatan mammografi ini dari hibah Kementerian Kesehatan tahun 2025. Alatnya sudah terdistribusi sekitar Februari-Maret kemarin dan sudah terinstalasi,” ujar dr Yusuf.
Ia mengatakan, alat mammografi telah melalui tahapan uji fungsi, uji paparan dan uji kesesuaian sebelum dapat dioperasikan. Menurutnya, mammografi termasuk alat yang memancarkan radiasi, sehingga pengoperasiannya wajib mengantongi izin dari Bapeten.
“Karena alat ini memancarkan radiasi, jadi harus menunggu izin operasional dari Bapeten terlebih dahulu,” katanya.
Saat ini, pihak rumah sakit masih melengkapi dokumen pengajuan izin operasional alat tersebut. Sambil menunggu izin keluar, RSUD Kudungga juga masih melakukan uji coba internal kepada pegawai rumah sakit.
“Mudah-mudahan dalam satu sampai dua bulan ke depan izin sudah keluar dan layanan ini bisa segera digunakan masyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, kehadiran layanan mammografi menjadi langkah penting dalam meningkatkan deteksi dini kanker payudara di Kutim. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan perempuan secara rutin.
Selain itu, layanan mammografi juga akan melengkapi fasilitas penunjang diagnosis kanker yang sebelumnya telah dimiliki rumah sakit, termasuk laboratorium patologi anatomi.
“Deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan dan kualitas hidup pasien,” tutupnya.
(Sf/Lo)