Cari disini...
Seputar Kaltim
RSUD Aji Muhammad Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)
Tenggarong - RSUD Aji Muhammad Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang menyiapkan ruangan untuk menampung Peserta Calon Legislatif (Caleg) yang gagal dan mengalami gangguan Psikolog.
Merujuk pada data KPU Kukar, ada 596 Caleg yang telah memenuhi syarat dan siap untuk berkontestasi di Pileg 2024 mendatang.
"Tentu nanti saat waktunya mendekati kita siapkan untuk mengantisipasi kondisi-kondisi yang akan terjadi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Martina Yulianti, Kamis (7/12/2023).
Kata dia, RSUD AM Parikesit memiliki ruangan yang cukup besar dan mampu menampung banyak pasien."Kita juga akan siapkan perwatnya jika memang ruangan telah difingsikan," ungkapnya.
Ia menyebut RSUD AM Parikesit belum pernah menangani caleg gagal yang mengalami setres atau gangguan Psikolog. "Kami belum pernah menangani caleg yang mengalami gangguan psikolog," ujarnya.
Ia berharap semua petugas tetap sehat, termasuk juga masyarakat dan kontestannya juga sehat sehingga pesta demokrasi juga bisa sukses.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

RSUD Aji Muhammad Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)
Tenggarong - RSUD Aji Muhammad Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang menyiapkan ruangan untuk menampung Peserta Calon Legislatif (Caleg) yang gagal dan mengalami gangguan Psikolog.
Merujuk pada data KPU Kukar, ada 596 Caleg yang telah memenuhi syarat dan siap untuk berkontestasi di Pileg 2024 mendatang.
"Tentu nanti saat waktunya mendekati kita siapkan untuk mengantisipasi kondisi-kondisi yang akan terjadi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Martina Yulianti, Kamis (7/12/2023).
Kata dia, RSUD AM Parikesit memiliki ruangan yang cukup besar dan mampu menampung banyak pasien."Kita juga akan siapkan perwatnya jika memang ruangan telah difingsikan," ungkapnya.
Ia menyebut RSUD AM Parikesit belum pernah menangani caleg gagal yang mengalami setres atau gangguan Psikolog. "Kami belum pernah menangani caleg yang mengalami gangguan psikolog," ujarnya.
Ia berharap semua petugas tetap sehat, termasuk juga masyarakat dan kontestannya juga sehat sehingga pesta demokrasi juga bisa sukses.
(Sf/By)