Seputar Kaltim

    RS Swasta Tipe D di Berau Ditargetkan Rampung Dibangun 8 Bulan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    01 Oktober 2025 pukul 11:46 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih saat peletakan batu pertama pembangunan RS Tipe D Tirta Medical Centre, di Jalan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa kemarin (30/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Tirta Medical Centre cabang Tanjung Redeb saat ini mulai membangun Rumah Sakit (RS) tipe D sebagai bagian upaya memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Pembangunan RS swasta pertama di Berau ini resmi dimulai dan ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan ke depan.

    Direktur Utama Tirta Medical Centre Tanjung Redeb, Diannita Pratiwi, menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas.

    "Rumah sakit ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengobatan tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan yang humanis, modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat khususnya Kabupaten Berau," tutur Diannita, Rabu, (1/10/2025).

    Ia menjelaskan bahwa RS yang saat ini dibangun berdiri di atas lahan seluas 2.700 meter persegi tersebut dibangun tiga lantai, dengan sebagian ruangan digunakan sebagai kantor administrasi. Selain itu, fasilitas utama yang ditawarkan mencakup layanan poli spesialis dasar yakni, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, Spesialis Kandungan dan Kebidanan (Obgyn).

    "Di luar dari empat spesialis itu juga akan ada spesialis jantung dan ortopedi. Kedepannya tidak menutup kemungkinan akan bertambah spesialis-spesialis lain sesuai kebutuhan," ujarnya.

    Untuk fasilitas rawat inap, rumah sakit ini ditargetkan dapat menampung hingga 50 pasien dengan dukungan dua ruang operasi titik-titik dapat melayani hingga 100-200 pasien per bulan.

    Sementara itu, dirinya menjelaskan dalam perekrutan tenaga kerja, Tirta Medical Centre mengutamakan pemberdayaan SDM lokal dari Berau, baik tenaga kesehatan maupun non-kesehatan. Namun, untuk tenaga dokter spesialis yang belum tersedia di daerah, pihak manajemen akan merekrut dari luar.

    "Kami optimalkan potensi lokal, tapi untuk dokter spesialis tertentu akan didatangkan dari luar daerah karena keterbatasan tenaga di Berau," terangnya.

    Ia pun mengatakan proses rekrutmen diperkirakan akan dimulai pada awal tahun depan, sebelum rumah sakit beroperasi secara resmi. Selain itu, pembangunan RS Tirta Tipe D ini merupakan inisiatif murni swasta dari manajemen Tirta Medical Centre, tanpa dukungan dana dari pihak luar.

    "Pembangunan ini juga hasil kajian dan persiapan yang telah berjalan hampir dua tahun, dan kini memasuki tahap eksekusi konstruksi," tuturnya.

    Terakhir, Diannita berharap dengan hadirnya RS Tirta Tipe D antrian panjang di fasilitas kesehatan di Berau bisa terurai, serta layanan kesehatan masyarakat semakin cepat dan merata.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    RS Swasta Tipe D di Berau Ditargetkan Rampung Dibangun 8 Bulan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    01 Oktober 2025 pukul 11:46 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih saat peletakan batu pertama pembangunan RS Tipe D Tirta Medical Centre, di Jalan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa kemarin (30/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Tirta Medical Centre cabang Tanjung Redeb saat ini mulai membangun Rumah Sakit (RS) tipe D sebagai bagian upaya memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Pembangunan RS swasta pertama di Berau ini resmi dimulai dan ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan ke depan.

    Direktur Utama Tirta Medical Centre Tanjung Redeb, Diannita Pratiwi, menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas.

    "Rumah sakit ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengobatan tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan yang humanis, modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat khususnya Kabupaten Berau," tutur Diannita, Rabu, (1/10/2025).

    Ia menjelaskan bahwa RS yang saat ini dibangun berdiri di atas lahan seluas 2.700 meter persegi tersebut dibangun tiga lantai, dengan sebagian ruangan digunakan sebagai kantor administrasi. Selain itu, fasilitas utama yang ditawarkan mencakup layanan poli spesialis dasar yakni, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, Spesialis Kandungan dan Kebidanan (Obgyn).

    "Di luar dari empat spesialis itu juga akan ada spesialis jantung dan ortopedi. Kedepannya tidak menutup kemungkinan akan bertambah spesialis-spesialis lain sesuai kebutuhan," ujarnya.

    Untuk fasilitas rawat inap, rumah sakit ini ditargetkan dapat menampung hingga 50 pasien dengan dukungan dua ruang operasi titik-titik dapat melayani hingga 100-200 pasien per bulan.

    Sementara itu, dirinya menjelaskan dalam perekrutan tenaga kerja, Tirta Medical Centre mengutamakan pemberdayaan SDM lokal dari Berau, baik tenaga kesehatan maupun non-kesehatan. Namun, untuk tenaga dokter spesialis yang belum tersedia di daerah, pihak manajemen akan merekrut dari luar.

    "Kami optimalkan potensi lokal, tapi untuk dokter spesialis tertentu akan didatangkan dari luar daerah karena keterbatasan tenaga di Berau," terangnya.

    Ia pun mengatakan proses rekrutmen diperkirakan akan dimulai pada awal tahun depan, sebelum rumah sakit beroperasi secara resmi. Selain itu, pembangunan RS Tirta Tipe D ini merupakan inisiatif murni swasta dari manajemen Tirta Medical Centre, tanpa dukungan dana dari pihak luar.

    "Pembangunan ini juga hasil kajian dan persiapan yang telah berjalan hampir dua tahun, dan kini memasuki tahap eksekusi konstruksi," tuturnya.

    Terakhir, Diannita berharap dengan hadirnya RS Tirta Tipe D antrian panjang di fasilitas kesehatan di Berau bisa terurai, serta layanan kesehatan masyarakat semakin cepat dan merata.

    (Sf/Rs)