Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekda Kukar, Sunggono saat membacakan sambutan di acara peresmian RS eMKA (Dok: KukarPaper)
Tenggarong – Rumah Sakit (RS) eMKA resmi membuka layanan di Jalan Aji Masnandai, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (12/7/2026).
Peresmian rumah sakit swasta pertama di Kukar itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda), Sunggono yang mewakili kepala daerah.
Sunggono menegaskan kehadiran RS eMKA dianggap sebagai kekuatan tambahan bagi sistem pelayanan kesehatan di Kukar.
Menurutnya, pemerintah tidak memandang rumah sakit swasta sebagai pesaing rumah sakit milik pemerintah, melainkan mitra strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat.
"Peresmian ini bukan sekadar membuka sebuah rumah sakit, tapi juga menghadirkan investasi strategis di sektor pelayanan publik yang akan berdampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Sunggono.
RS eMKA memiliki kapasitas 128 tempat tidur dan didukung layanan gawat darurat 24 jam, rawat jalan spesialistik, rawat inap, pelayanan bedah, ruang intensif, radiologi modern, laboratorium serta dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai bidang.
Namun, Sunggono menilai keberhasilan rumah sakit tidak ditentukan oleh kemegahan bangunan atau kelengkapan fasilitas, tapi juga kualitas pelayanan yang profesional, cepat, aman, transparan dan mengutamakan keselamatan pasien.
Ia berharap keberadaan RS eMKA mampu mendukung target pembangunan kesehatan daerah, termasuk mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat ke luar daerah, memperkuat sistem rujukan dengan puskesmas dan rumah sakit lainnya serta mendukung program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini penyakit.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong rumah sakit tersebut mengembangkan layanan kesehatan berbasis digital serta meningkatkan kompetensi tenaga medis secara berkelanjutan.
“Kami dari pemerintah daerah berharap Rumah Sakit eMKA dapat menjadi bagian dari pencapaian target-target pembangunan kesehatan daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Kukar 2025–2029,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekda Kukar, Sunggono saat membacakan sambutan di acara peresmian RS eMKA (Dok: KukarPaper)
Tenggarong – Rumah Sakit (RS) eMKA resmi membuka layanan di Jalan Aji Masnandai, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (12/7/2026).
Peresmian rumah sakit swasta pertama di Kukar itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda), Sunggono yang mewakili kepala daerah.
Sunggono menegaskan kehadiran RS eMKA dianggap sebagai kekuatan tambahan bagi sistem pelayanan kesehatan di Kukar.
Menurutnya, pemerintah tidak memandang rumah sakit swasta sebagai pesaing rumah sakit milik pemerintah, melainkan mitra strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat.
"Peresmian ini bukan sekadar membuka sebuah rumah sakit, tapi juga menghadirkan investasi strategis di sektor pelayanan publik yang akan berdampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Sunggono.
RS eMKA memiliki kapasitas 128 tempat tidur dan didukung layanan gawat darurat 24 jam, rawat jalan spesialistik, rawat inap, pelayanan bedah, ruang intensif, radiologi modern, laboratorium serta dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai bidang.
Namun, Sunggono menilai keberhasilan rumah sakit tidak ditentukan oleh kemegahan bangunan atau kelengkapan fasilitas, tapi juga kualitas pelayanan yang profesional, cepat, aman, transparan dan mengutamakan keselamatan pasien.
Ia berharap keberadaan RS eMKA mampu mendukung target pembangunan kesehatan daerah, termasuk mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat ke luar daerah, memperkuat sistem rujukan dengan puskesmas dan rumah sakit lainnya serta mendukung program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini penyakit.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong rumah sakit tersebut mengembangkan layanan kesehatan berbasis digital serta meningkatkan kompetensi tenaga medis secara berkelanjutan.
“Kami dari pemerintah daerah berharap Rumah Sakit eMKA dapat menjadi bagian dari pencapaian target-target pembangunan kesehatan daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Kukar 2025–2029,” tandasnya.
(Sf/Lo)