Seputar Kaltim

    RPJMD Kutai Timur 2025-2029: Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Kesejahteraan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat menyampaikan sambutannya terkait konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, pada Kamis (20/03/2025).

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menghimpun aspirasi dari para pemangku kepentingan terkait program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama periode 2025-2029, yang juga merupakan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.

    “Kami meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan untuk memberikan masukan yang positif dan konstruktif guna mewujudkan kemajuan daerah, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat,” ujar Mahyunadi.

    Menurutnya, penyusunan RPJMD Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029 sangat penting, salah satunya untuk memastikan tidak ada kesenjangan antara perencanaan program, kegiatan, dan subkegiatan di masing-masing perangkat daerah.

    “Sasaran dan program di dalam RPJMD dan kegiatan penyusunan RPJMD ini merupakan bagian yang sistematis dalam sistem perencanaan logis dan modern.,” tambahnya.

    Wakil Bupati Kutai Timur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur untuk bersama-sama merumuskan dan mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

    Sebagai bagian dari rencana tersebut, telah dirumuskan 50 program unggulan yang terbagi dalam tiga kluster, yaitu Desa Hebat, Kota Hebat, dan Kutai Timur Hebat. Program-program ini bertujuan untuk melanjutkan pembangunan menuju masyarakat Kutai Timur yang lebih sejahtera.

    “Saya berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama dengan DPRD dapat memberikan porsi anggaran yang cukup untuk mendukung 50 program unggulan tersebut,” harap Mahyunadi.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan masukan konstruktif guna mempercepat tercapainya pembangunan yang lebih baik bagi Kutai Timur.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    RPJMD Kutai Timur 2025-2029: Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Kesejahteraan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat menyampaikan sambutannya terkait konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, pada Kamis (20/03/2025).

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menghimpun aspirasi dari para pemangku kepentingan terkait program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama periode 2025-2029, yang juga merupakan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.

    “Kami meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan untuk memberikan masukan yang positif dan konstruktif guna mewujudkan kemajuan daerah, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat,” ujar Mahyunadi.

    Menurutnya, penyusunan RPJMD Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029 sangat penting, salah satunya untuk memastikan tidak ada kesenjangan antara perencanaan program, kegiatan, dan subkegiatan di masing-masing perangkat daerah.

    “Sasaran dan program di dalam RPJMD dan kegiatan penyusunan RPJMD ini merupakan bagian yang sistematis dalam sistem perencanaan logis dan modern.,” tambahnya.

    Wakil Bupati Kutai Timur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur untuk bersama-sama merumuskan dan mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

    Sebagai bagian dari rencana tersebut, telah dirumuskan 50 program unggulan yang terbagi dalam tiga kluster, yaitu Desa Hebat, Kota Hebat, dan Kutai Timur Hebat. Program-program ini bertujuan untuk melanjutkan pembangunan menuju masyarakat Kutai Timur yang lebih sejahtera.

    “Saya berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama dengan DPRD dapat memberikan porsi anggaran yang cukup untuk mendukung 50 program unggulan tersebut,” harap Mahyunadi.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan masukan konstruktif guna mempercepat tercapainya pembangunan yang lebih baik bagi Kutai Timur.

    (Sf/Rs)