Ribuan Warga Semarakkan Pawai Obor Milad ke-36 BKDIB di Bontang

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    15 Februari 2026 10:11 WIB

    Gelaran pawai obor yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad ke-36 BKDIB di Kota Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Semangat menyambut bulan suci Ramadan mewarnai gelaran pawai obor dalam rangka milad ke-36 Badan Koordinasi Dakwah Islam Bontang (BKDIB), Sabtu (14/2/2026) malam.

    Sekitar 3.000 peserta memadati halaman Masjid Agung Al Hijrah usai Salat Magrib, membawa obor yang menyala serempak, menerangi langit malam Kota Taman.

    Awalnya pawai direncanakan mengambil rute dari halaman masjid menuju Jalan A. Yani Gunungsari dan finis di kantor DPMPTSP. Namun genangan banjir di sejumlah titik memaksa panitia mengubah jalur.

    Rombongan kemudian diarahkan ke Berbas Pantai, melintasi Lengkol Berbas Tengah dan kembali finis di Masjid Agung Al Hijrah. Kendati rute berubah, antusiasme peserta tak surut.

    Bendera start dikibarkan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Pj Sekda Akhmad Suharto, sejumlah kepala OPD, Lurah Tanjung Laut, Susardi, serta Ketua BKDIB, M Rais bersama jajaran pengurus.

    Barisan pawai diikuti beragam elemen masyarakat, mulai dari marching band Yon Arhanud 7/ABC, para mubalig BKDIB, santri TKA-TPA, pemuda remaja masjid, takmir masjid, majelis taklim, pelajar dan mahasiswa, berbagai paguyuban, hingga komunitas sepeda ontel yang turut memeriahkan suasana.

    Dalam sambutannya, Neni mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Ia mengimbau warga untuk saling memaafkan serta mempersiapkan diri secara spiritual. Kepada anak-anak dan generasi muda, ia berpesan agar tumbuh menjadi generasi rabbani yang Qur’ani, berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an.

    Tak sekadar melepas peserta, Wali Kota juga berjalan bersama rombongan, membaur dengan masyarakat sepanjang rute pawai.

    Ketua Panitia, Asep Gumilar menyampaikan panitia menyiapkan penilaian bagi peserta terbaik. “Juara 1, 2 dan 3 akan ditetapkan dari sejumlah kategori sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi warga,” ujar Asep.

    Pawai obor ini menjadi simbol kebersamaan dan syiar Islam di Kota Bontang, sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga dalam menyongsong datangnya bulan suci Ramadan.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Ribuan Warga Semarakkan Pawai Obor Milad ke-36 BKDIB di Bontang

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    15 Februari 2026 10:11 WIB

    Gelaran pawai obor yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad ke-36 BKDIB di Kota Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Semangat menyambut bulan suci Ramadan mewarnai gelaran pawai obor dalam rangka milad ke-36 Badan Koordinasi Dakwah Islam Bontang (BKDIB), Sabtu (14/2/2026) malam.

    Sekitar 3.000 peserta memadati halaman Masjid Agung Al Hijrah usai Salat Magrib, membawa obor yang menyala serempak, menerangi langit malam Kota Taman.

    Awalnya pawai direncanakan mengambil rute dari halaman masjid menuju Jalan A. Yani Gunungsari dan finis di kantor DPMPTSP. Namun genangan banjir di sejumlah titik memaksa panitia mengubah jalur.

    Rombongan kemudian diarahkan ke Berbas Pantai, melintasi Lengkol Berbas Tengah dan kembali finis di Masjid Agung Al Hijrah. Kendati rute berubah, antusiasme peserta tak surut.

    Bendera start dikibarkan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Pj Sekda Akhmad Suharto, sejumlah kepala OPD, Lurah Tanjung Laut, Susardi, serta Ketua BKDIB, M Rais bersama jajaran pengurus.

    Barisan pawai diikuti beragam elemen masyarakat, mulai dari marching band Yon Arhanud 7/ABC, para mubalig BKDIB, santri TKA-TPA, pemuda remaja masjid, takmir masjid, majelis taklim, pelajar dan mahasiswa, berbagai paguyuban, hingga komunitas sepeda ontel yang turut memeriahkan suasana.

    Dalam sambutannya, Neni mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Ia mengimbau warga untuk saling memaafkan serta mempersiapkan diri secara spiritual. Kepada anak-anak dan generasi muda, ia berpesan agar tumbuh menjadi generasi rabbani yang Qur’ani, berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an.

    Tak sekadar melepas peserta, Wali Kota juga berjalan bersama rombongan, membaur dengan masyarakat sepanjang rute pawai.

    Ketua Panitia, Asep Gumilar menyampaikan panitia menyiapkan penilaian bagi peserta terbaik. “Juara 1, 2 dan 3 akan ditetapkan dari sejumlah kategori sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi warga,” ujar Asep.

    Pawai obor ini menjadi simbol kebersamaan dan syiar Islam di Kota Bontang, sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga dalam menyongsong datangnya bulan suci Ramadan.

    (Sf/Lo)