Seputar Kaltim

    Ribuan Lilin Dinyalakan di Balikpapan untuk Mengenang Driver Ojol yang Tewas Saat Demo di Jakarta

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    03 September 2025 pukul 09:15 WITA

    Persatuan Driver Online Balikpapan (PDOB) menggelar aksi solidaritas untuk mengenang rekan seprofesi mereka, Affan Kurniawan (21). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ratusan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Persatuan Driver Online Balikpapan (PDOB) menggelar aksi solidaritas untuk mengenang rekan seprofesi mereka, Affan Kurniawan (21), yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta, pekan lalu.

    Aksi ini berlangsung di Simpang Lampu Merah Plaza Balikpapan, Selasa (2/9/2025) malam. Para peserta melakukan doa bersama dan menyalakan 1.000 lilin sebagai bentuk duka cita mendalam atas kepergian Affan yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada 28 Agustus 2025.

    Perwakilan PDOB, Haris Ferdiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dari komunitas ojol di Balikpapan.

    "Ini bentuk kepedulian kami kepada sesama driver. Almarhum meninggal saat sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya," ujar Haris ditemui disela kegiatan.

    Selain aksi solidaritas, para driver juga melakukan penggalangan dana. Hingga pukul 19.30 Wita, telah terkumpul dana sebesar Rp28,4 juta. Jumlah ini kemudian ditambah dengan bantuan pribadi dari Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, sebesar Rp10 juta. Dana tersebut rencananya akan disalurkan langsung kepada keluarga almarhum di Jakarta.

    Aksi ini turut dihadiri Wali Kota Balikpapan bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan duka yang sangat dalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, wali kota juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, seperti driver ojol dan nelayan. Ia menginformasikan bahwa Pemkot Balikpapan menyediakan kuota asuransi ketenagakerjaan untuk 7.100 pekerja rentan, ditambah 12 ribu kuota dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

    “Asuransi ini bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi warganya. Silakan mendaftar jika belum memiliki,” tegasnya.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, juga hadir dalam acara tersebut. Ia mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum.

    “Semoga almarhum wafat dalam keadaan syahid, karena saat itu beliau sedang mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.

    Kapolresta juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga suasana kota tetap aman dan kondusif.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ribuan Lilin Dinyalakan di Balikpapan untuk Mengenang Driver Ojol yang Tewas Saat Demo di Jakarta

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    03 September 2025 pukul 09:15 WITA

    Persatuan Driver Online Balikpapan (PDOB) menggelar aksi solidaritas untuk mengenang rekan seprofesi mereka, Affan Kurniawan (21). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ratusan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Persatuan Driver Online Balikpapan (PDOB) menggelar aksi solidaritas untuk mengenang rekan seprofesi mereka, Affan Kurniawan (21), yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta, pekan lalu.

    Aksi ini berlangsung di Simpang Lampu Merah Plaza Balikpapan, Selasa (2/9/2025) malam. Para peserta melakukan doa bersama dan menyalakan 1.000 lilin sebagai bentuk duka cita mendalam atas kepergian Affan yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada 28 Agustus 2025.

    Perwakilan PDOB, Haris Ferdiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dari komunitas ojol di Balikpapan.

    "Ini bentuk kepedulian kami kepada sesama driver. Almarhum meninggal saat sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya," ujar Haris ditemui disela kegiatan.

    Selain aksi solidaritas, para driver juga melakukan penggalangan dana. Hingga pukul 19.30 Wita, telah terkumpul dana sebesar Rp28,4 juta. Jumlah ini kemudian ditambah dengan bantuan pribadi dari Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, sebesar Rp10 juta. Dana tersebut rencananya akan disalurkan langsung kepada keluarga almarhum di Jakarta.

    Aksi ini turut dihadiri Wali Kota Balikpapan bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan duka yang sangat dalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, wali kota juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, seperti driver ojol dan nelayan. Ia menginformasikan bahwa Pemkot Balikpapan menyediakan kuota asuransi ketenagakerjaan untuk 7.100 pekerja rentan, ditambah 12 ribu kuota dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

    “Asuransi ini bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi warganya. Silakan mendaftar jika belum memiliki,” tegasnya.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, juga hadir dalam acara tersebut. Ia mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum.

    “Semoga almarhum wafat dalam keadaan syahid, karena saat itu beliau sedang mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.

    Kapolresta juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga suasana kota tetap aman dan kondusif.

    (Sf/Rs)