Seputar Kaltim

    Ribuan Kepala Keluarga di PPU Belum Punya Rumah, Disperkimtan Bakal Dirikan Bertahap

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 November 2025 pukul 19:50 WITA

    Potret perumahan (Dok: Freepik)

    Penajam - Sekitar 9.800 kepala keluarga (KK) di Penajam Paser Utara (PPU) tercatat belum memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri.

    Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, Khairil Achmad mengatakan pemerintah daerah tengah berupaya menyelesaikan permasalahan itu dengan melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan pembangunan secara bertahap dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    “Permasalahan ini tentu kita tuntaskan, tapi dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

    Meski keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berupaya mengusulkan bantuan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan pemerintah pusat.

    Menurutnya, penyelesaian persoalan perumahan ini tidak hanya mengandalkan keuangan daerah saja, tapi juga perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk swasta.

    “Kita selalu usulkan ke Pemprov Kaltim terkait penanganannya, bisa nanti dibangun rumah khusus atau melalui program CSR perusahaan,” terangnya.

    Berkat kerja sama yang dijalin, Disperkimtan PPU menerima bantuan pembangunan dua unit rumah baru dari program CSR PT WKP pada 2025 ini.

    Khairil menjelaskan bantuan itu diberikan kepada warga berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah.

    “Yang persyaratannya terpenuhi, yaitu harus memiliki lahan dan masuk dalam kategori masyarakat kurang mampu yang masuk dalam pendataan,” katanya.

    Bantuan itu diharapkan dapat terus berlanjut agar penyediaan rumah untuk seluruh masyarakat PPU dapat lebih cepat terealisasi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ribuan Kepala Keluarga di PPU Belum Punya Rumah, Disperkimtan Bakal Dirikan Bertahap

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 November 2025 pukul 19:50 WITA

    Potret perumahan (Dok: Freepik)

    Penajam - Sekitar 9.800 kepala keluarga (KK) di Penajam Paser Utara (PPU) tercatat belum memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri.

    Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, Khairil Achmad mengatakan pemerintah daerah tengah berupaya menyelesaikan permasalahan itu dengan melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan pembangunan secara bertahap dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    “Permasalahan ini tentu kita tuntaskan, tapi dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

    Meski keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berupaya mengusulkan bantuan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan pemerintah pusat.

    Menurutnya, penyelesaian persoalan perumahan ini tidak hanya mengandalkan keuangan daerah saja, tapi juga perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk swasta.

    “Kita selalu usulkan ke Pemprov Kaltim terkait penanganannya, bisa nanti dibangun rumah khusus atau melalui program CSR perusahaan,” terangnya.

    Berkat kerja sama yang dijalin, Disperkimtan PPU menerima bantuan pembangunan dua unit rumah baru dari program CSR PT WKP pada 2025 ini.

    Khairil menjelaskan bantuan itu diberikan kepada warga berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah.

    “Yang persyaratannya terpenuhi, yaitu harus memiliki lahan dan masuk dalam kategori masyarakat kurang mampu yang masuk dalam pendataan,” katanya.

    Bantuan itu diharapkan dapat terus berlanjut agar penyediaan rumah untuk seluruh masyarakat PPU dapat lebih cepat terealisasi.

    (Sf/Rs)