Seputar Kaltim

    Ribuan Anjat Dibuat untuk Seluruh Peserta HKN ke-53 di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 13:02 WITA

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Syafranuddin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anjat, kerajinan anyam Suku Dayak diperkenalkan dalam acara Hari Kearsipan Nasional (HKN) ke-53 di Kaltim. Anjat menjadi buah tangan atau cinderamata akan diberikan kepada seluruh peserta yang hadir, diproyeksikan berjumlah 1.300 orang datang.

    Kerajinan yang dibagikan ini menjadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai penyelenggara kegiatan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    "Kita mengupayakan dalam kegiatan nasional ini seluruh sektor dapat bergerak, termasuk UMKM juga hadir, tidak hanya dalam acara, pelibatan UMKM sejak pembuatan Anjat untuk cendramata para tamu undangan dan peserta," kata Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin dalam Konferensi Pers di Kantor DPK Kaltim, Samarinda, Senin (27/5/2024).

    Namun, sepenuhnya Anjat tak diambil dari UMKM di Kaltim, melainkan juga mendapat kiriman Anjat dari Kalimantan Selatan, sebanyak 500 buah. Hal ini dikarenakan keterbatasan produksi, sehingga dengan waktu yang singkat pemenuhan itu diambil dari luar daerah.

    Acara yang digelar selama tiga hari itu, dari Selasa (28/5/2024) sampai Kamis (30/5/2024) terdapat kegiatan gerai kerajinam cinderamata UMKM Provinsi Kaltim dan pameran dan ekshibisi.

    "Sejumlah lokasi di Hotel Mercure terdapat spot-spot yang menarik untuk ditempatkan berbagai tampilan, karya dari Kaltim," tambahnya.

    Ia berharap dengan diadakan HKN di Kaltim menjadi pemicu kebangkitan ekonomi, apalagi menurut Syafranuddin, Kaltim sudah menjadi sorotan nasional, dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Sehingga inilah waktu dimana kita bisa manfaatkan untuk menggerakkan sektor ekonomi, agar semua berjalan," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ribuan Anjat Dibuat untuk Seluruh Peserta HKN ke-53 di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 13:02 WITA

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Syafranuddin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anjat, kerajinan anyam Suku Dayak diperkenalkan dalam acara Hari Kearsipan Nasional (HKN) ke-53 di Kaltim. Anjat menjadi buah tangan atau cinderamata akan diberikan kepada seluruh peserta yang hadir, diproyeksikan berjumlah 1.300 orang datang.

    Kerajinan yang dibagikan ini menjadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai penyelenggara kegiatan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    "Kita mengupayakan dalam kegiatan nasional ini seluruh sektor dapat bergerak, termasuk UMKM juga hadir, tidak hanya dalam acara, pelibatan UMKM sejak pembuatan Anjat untuk cendramata para tamu undangan dan peserta," kata Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin dalam Konferensi Pers di Kantor DPK Kaltim, Samarinda, Senin (27/5/2024).

    Namun, sepenuhnya Anjat tak diambil dari UMKM di Kaltim, melainkan juga mendapat kiriman Anjat dari Kalimantan Selatan, sebanyak 500 buah. Hal ini dikarenakan keterbatasan produksi, sehingga dengan waktu yang singkat pemenuhan itu diambil dari luar daerah.

    Acara yang digelar selama tiga hari itu, dari Selasa (28/5/2024) sampai Kamis (30/5/2024) terdapat kegiatan gerai kerajinam cinderamata UMKM Provinsi Kaltim dan pameran dan ekshibisi.

    "Sejumlah lokasi di Hotel Mercure terdapat spot-spot yang menarik untuk ditempatkan berbagai tampilan, karya dari Kaltim," tambahnya.

    Ia berharap dengan diadakan HKN di Kaltim menjadi pemicu kebangkitan ekonomi, apalagi menurut Syafranuddin, Kaltim sudah menjadi sorotan nasional, dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Sehingga inilah waktu dimana kita bisa manfaatkan untuk menggerakkan sektor ekonomi, agar semua berjalan," tutupnya.

    (Sf/Rs)