Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang, Rafidah. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Rencana penarikan retribusi di stadion Bessai Berinta (Lang-lang) Bontang telah masuk tahap pengajuan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Rafidah mengatakan telah membuat kajian terkait rencana tersebut.
“Kita sudah buat kajiannya, selanjutnya akan kita ajukan kepada Bapenda,” ujarnya Jumat (14/2/2025).
Selanjutnya akan proses oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk menentukan nilai retribusi. Tapi penentuan akhirnya dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.
“Perdanya 'kan sudah ada, tinggal kita buat Perwali untuk pengajuannya dan kita masukan rinciannya” lanjut Rafidah.
Meski beberapa pedagang sudah mulai berjualan, kata dia, penarikan retribusi masih menunggu hingga Perwali yang dimaksud telah keluar, termasuk retribusi parkir pengunjung.
“Kalau pujasera itu rencananya Rp300 ribu per bulan, tapi belum kita tarik karena belum ada Perwali dan belum lengkap juga fasilitasnya,” kata dia.
Dispopar-Ekraf juga akan kembali melanjutkan pengerjaan beberapa aksesoris di pujasera dan prasaran di stadion Lang-Lang tahun ini.
Di antaranya pemasangan aliran air Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kemudian, rolling door dan plafon ruko, pemasangan nama ruko dan pemasangan lampu pujasera.
“Kita juga akan melakukan pengecoran di sepanjang depan pujasera, lalu ada pengadaan kursi meja yang seragam, di sepanjang samping pagar lapangan dan pujasera,”bebernya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang, Rafidah. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Rencana penarikan retribusi di stadion Bessai Berinta (Lang-lang) Bontang telah masuk tahap pengajuan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Rafidah mengatakan telah membuat kajian terkait rencana tersebut.
“Kita sudah buat kajiannya, selanjutnya akan kita ajukan kepada Bapenda,” ujarnya Jumat (14/2/2025).
Selanjutnya akan proses oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk menentukan nilai retribusi. Tapi penentuan akhirnya dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.
“Perdanya 'kan sudah ada, tinggal kita buat Perwali untuk pengajuannya dan kita masukan rinciannya” lanjut Rafidah.
Meski beberapa pedagang sudah mulai berjualan, kata dia, penarikan retribusi masih menunggu hingga Perwali yang dimaksud telah keluar, termasuk retribusi parkir pengunjung.
“Kalau pujasera itu rencananya Rp300 ribu per bulan, tapi belum kita tarik karena belum ada Perwali dan belum lengkap juga fasilitasnya,” kata dia.
Dispopar-Ekraf juga akan kembali melanjutkan pengerjaan beberapa aksesoris di pujasera dan prasaran di stadion Lang-Lang tahun ini.
Di antaranya pemasangan aliran air Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kemudian, rolling door dan plafon ruko, pemasangan nama ruko dan pemasangan lampu pujasera.
“Kita juga akan melakukan pengecoran di sepanjang depan pujasera, lalu ada pengadaan kursi meja yang seragam, di sepanjang samping pagar lapangan dan pujasera,”bebernya.
(Sf/By)