Seputar Kaltim

    Retribusi Bontang Melaju Kencang, Triwulan II Sudah Tembus 85 Persen

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    15 Mei 2026 pukul 17:23 WITA

    Ilustrasi. (Freepik)

    Bontang - Laju pendapatan retribusi Kota Bontang menunjukkan tren menjanjikan. Baru memasuki April 2026, capaian retribusi daerah sudah menembus 85,17 persen dari target Triwulan II.

    Data audited per 30 April 2026 yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Bapenda Kota Bontang mencatat realisasi retribusi telah mencapai Rp43,86 miliar. Angka itu mendekati target Triwulan II sebesar Rp51,50 miliar.

    Tak hanya itu, pertumbuhan retribusi juga masih bergerak positif. Bapenda mencatat kenaikan sebesar 12,21 persen dibanding periode sebelumnya. Sinyal ini dinilai memperlihatkan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Kota Bontang terus berjalan dinamis.

    Sektor Retribusi Jasa Umum masih menjadi mesin utama pendapatan daerah dengan target mencapai Rp126,4 miliar. Hingga April 2026, realisasinya telah menyentuh Rp42,5 miliar.

    Sementara itu, sektor Retribusi Perizinan Tertentu justru mencuri perhatian. Realisasinya sudah melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp365,8 juta, penerimaan tercatat mencapai Rp409,5 juta.

    Capaian tersebut menjadi angin segar bagi Pemerintah Kota Bontang di tengah upaya memperkuat pendapatan asli daerah untuk menopang pembangunan kota.

    Bapenda pun optimistis tren positif ini terus berlanjut. Dalam proyeksi hingga 2030, penerimaan retribusi diperkirakan terus meningkat, terutama dari sektor jasa umum yang diprediksi mencapai Rp138,7 miliar.

    Dengan sisa target tahunan sekitar Rp84,88 miliar, pemerintah kini fokus menjaga ritme penerimaan agar target Rp128,75 miliar pada 2026 dapat tercapai.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Retribusi Bontang Melaju Kencang, Triwulan II Sudah Tembus 85 Persen

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    15 Mei 2026 pukul 17:23 WITA

    Ilustrasi. (Freepik)

    Bontang - Laju pendapatan retribusi Kota Bontang menunjukkan tren menjanjikan. Baru memasuki April 2026, capaian retribusi daerah sudah menembus 85,17 persen dari target Triwulan II.

    Data audited per 30 April 2026 yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Bapenda Kota Bontang mencatat realisasi retribusi telah mencapai Rp43,86 miliar. Angka itu mendekati target Triwulan II sebesar Rp51,50 miliar.

    Tak hanya itu, pertumbuhan retribusi juga masih bergerak positif. Bapenda mencatat kenaikan sebesar 12,21 persen dibanding periode sebelumnya. Sinyal ini dinilai memperlihatkan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Kota Bontang terus berjalan dinamis.

    Sektor Retribusi Jasa Umum masih menjadi mesin utama pendapatan daerah dengan target mencapai Rp126,4 miliar. Hingga April 2026, realisasinya telah menyentuh Rp42,5 miliar.

    Sementara itu, sektor Retribusi Perizinan Tertentu justru mencuri perhatian. Realisasinya sudah melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp365,8 juta, penerimaan tercatat mencapai Rp409,5 juta.

    Capaian tersebut menjadi angin segar bagi Pemerintah Kota Bontang di tengah upaya memperkuat pendapatan asli daerah untuk menopang pembangunan kota.

    Bapenda pun optimistis tren positif ini terus berlanjut. Dalam proyeksi hingga 2030, penerimaan retribusi diperkirakan terus meningkat, terutama dari sektor jasa umum yang diprediksi mencapai Rp138,7 miliar.

    Dengan sisa target tahunan sekitar Rp84,88 miliar, pemerintah kini fokus menjaga ritme penerimaan agar target Rp128,75 miliar pada 2026 dapat tercapai.

    (Sf/Lo)