Seputar Kaltim

    Resmikan Pura Agung Kaharingan, Bupati Paser Ingin Umat Hindu Ibadah dengan Khusyuk

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    05 November 2025 pukul 15:07 WITA

    Foto Kegiatan Peresmian Pura Agung Kaharingan di Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pura Agung Kaharingan yang ada di Desa Jone, Kelurahan Tanah Grogot telah diresmikan oleh Bupati Paser, dr Fahmi Fadli, Rabu (5/11/2025).

    Pura tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat Paser yang beragama Hindu dapat lebih khusyuk dalam melaksanakan ibadah.

    Dalam sambutannya, Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menyebut pura itu merupakan salah satu bukti adanya toleransi umat beragama di Paser.

    "Dengan dibangunnya pura yang megah ini menjadi wujud nyata dari toleransi umat beragama yang ada di Paser," katanya, Rabu (5/11/2025).

     Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser turut berkontribusi dalam pembangunan pura tersebut melalui dana aspirasi DPRD Paser serta dana hibah milik pemkab.

    "Selain dari bantuan dana, pemerintah kabupaten juga memberikan hibah tanah seluas 5.626 meter persegi," tambahnya.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada umat Hindu di Paser yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan multietnis serta menjaga kerukunan umat beragama.

    Ia berharap dengan dibangunnya pura tersebut umat Hindu di Paser dapat memanfaatkannya dengan baik. Diketahui umat Hindu di Paser berasal dari 75 persen suku Dayak Hindu Kaharingan, 10 persen suku Bali dan selebihnya suku Jawa, Lombok dan lainnya.


    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Resmikan Pura Agung Kaharingan, Bupati Paser Ingin Umat Hindu Ibadah dengan Khusyuk

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    05 November 2025 pukul 15:07 WITA

    Foto Kegiatan Peresmian Pura Agung Kaharingan di Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pura Agung Kaharingan yang ada di Desa Jone, Kelurahan Tanah Grogot telah diresmikan oleh Bupati Paser, dr Fahmi Fadli, Rabu (5/11/2025).

    Pura tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat Paser yang beragama Hindu dapat lebih khusyuk dalam melaksanakan ibadah.

    Dalam sambutannya, Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menyebut pura itu merupakan salah satu bukti adanya toleransi umat beragama di Paser.

    "Dengan dibangunnya pura yang megah ini menjadi wujud nyata dari toleransi umat beragama yang ada di Paser," katanya, Rabu (5/11/2025).

     Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser turut berkontribusi dalam pembangunan pura tersebut melalui dana aspirasi DPRD Paser serta dana hibah milik pemkab.

    "Selain dari bantuan dana, pemerintah kabupaten juga memberikan hibah tanah seluas 5.626 meter persegi," tambahnya.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada umat Hindu di Paser yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan multietnis serta menjaga kerukunan umat beragama.

    Ia berharap dengan dibangunnya pura tersebut umat Hindu di Paser dapat memanfaatkannya dengan baik. Diketahui umat Hindu di Paser berasal dari 75 persen suku Dayak Hindu Kaharingan, 10 persen suku Bali dan selebihnya suku Jawa, Lombok dan lainnya.


    (Sf/Lo)