Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Prof Zurqoni. (Foto: HO/UINSI)
Samarinda - Setelah melalui serangkaian proses panjang, akhirnya Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, kini resmi punya nahkoda baru, setelah Prof Zurqoni dilantik sebagai Rektor UINSI Samarinda masa jabatan tahun 2023 hingga 2027 oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (19/10/2023) lalu, di Jakarta.
Zurqoni menyebut, ia melewati mekanisme yang panjang mulai dari penjaringan bakal calon rektor oleh panitia pemilihan, kemudian hasil itu diserahkan Senat Universitas untuk dilakukan pertimbangan secara kolektif.
"Kemudian hasil penentuan itu diserahkan kepada komisi seleksi dari Kemenag untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, dan setelahnya diputuskan oleh Menteri Agama," ungkap Zurqoni, kepada Seputar Fakta, Sabtu (21/10/2023).
Usai dilantik, Zurqoni mengaku akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan. Apalagi, UINSI Samarinda baru beralih status menjadi universitas. Perlu upaya lebih dalam mengintegrasikan keilmuan dengan pendidikan.
"Peningkatan mutu pendidikan yang paling utama, kami akan melakukannya dengan peningkatan akreditasi unggul di setiap program studi (prodi) terlebih dahulu dan target kami juga akan menambah prodi sains," jelasnya.
Untuk pengembangan lainnya, Zurqoni juga bakal menambah fakultas dengan dasar keilmuan sains dan teknologi yang terintegrasi dengan keislaman. "Masih bertahap, pertama dengan mendirikan prodi, dan diusahakan bisa membuat sebuah fakultas sains ataupun kesehatan," tambahnya.
Ia mengucapkan rasa syukurnya atas amanah yang telah diberikan. Jabatan sebagai rektor, bagi Zurqoni adalah sebuah amanah pendidikan untuk memajukan suatu bangsa.
"Tentu dengan menjalankan amanah ini dengan kepemimpinan kolektif kolegial, artinya kita bersama-sama membuat kampus ini semakin maju, semoga kedepan berjalan dengan baik," tutupnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Prof Zurqoni. (Foto: HO/UINSI)
Samarinda - Setelah melalui serangkaian proses panjang, akhirnya Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, kini resmi punya nahkoda baru, setelah Prof Zurqoni dilantik sebagai Rektor UINSI Samarinda masa jabatan tahun 2023 hingga 2027 oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (19/10/2023) lalu, di Jakarta.
Zurqoni menyebut, ia melewati mekanisme yang panjang mulai dari penjaringan bakal calon rektor oleh panitia pemilihan, kemudian hasil itu diserahkan Senat Universitas untuk dilakukan pertimbangan secara kolektif.
"Kemudian hasil penentuan itu diserahkan kepada komisi seleksi dari Kemenag untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, dan setelahnya diputuskan oleh Menteri Agama," ungkap Zurqoni, kepada Seputar Fakta, Sabtu (21/10/2023).
Usai dilantik, Zurqoni mengaku akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan. Apalagi, UINSI Samarinda baru beralih status menjadi universitas. Perlu upaya lebih dalam mengintegrasikan keilmuan dengan pendidikan.
"Peningkatan mutu pendidikan yang paling utama, kami akan melakukannya dengan peningkatan akreditasi unggul di setiap program studi (prodi) terlebih dahulu dan target kami juga akan menambah prodi sains," jelasnya.
Untuk pengembangan lainnya, Zurqoni juga bakal menambah fakultas dengan dasar keilmuan sains dan teknologi yang terintegrasi dengan keislaman. "Masih bertahap, pertama dengan mendirikan prodi, dan diusahakan bisa membuat sebuah fakultas sains ataupun kesehatan," tambahnya.
Ia mengucapkan rasa syukurnya atas amanah yang telah diberikan. Jabatan sebagai rektor, bagi Zurqoni adalah sebuah amanah pendidikan untuk memajukan suatu bangsa.
"Tentu dengan menjalankan amanah ini dengan kepemimpinan kolektif kolegial, artinya kita bersama-sama membuat kampus ini semakin maju, semoga kedepan berjalan dengan baik," tutupnya.
(Sf/Rs)