Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Ilustrasi balap liar. (Freepik)
Tenggarong - Aksi kebut-kebutan yang dilakukan oleh para pengendara motor di kawasan Kecamatan Loa Kulu sangat mengganggu dan meresahkan pengguna jalan lain di sekitar lokasi.
"Anak-anak atau pengendara ini bisanya balap di pal 7, kadang d pal 9. Ini sangat meresahkan sekali," kata Warga, Dwi pada Minggu (13/7/2025).
Dwi mengungkapkan bahwa kegiatan ini sering kali dilakukan oleh anak-anak tersebut pada pukul 22.00 WITA, saat dirinya bersama sang suami melintas usai bekerja, selalu saja mendapati pengendara itu kebut-kebutan.
"Kami minta kepada pihak keamanan untuk mengamankan balapan liar di daerah Loa Kulu, khususnya di malam hari, setiap saya dan suami pulang pasti ada balap liar, kami pengguna jalan sangat khawatir minta tolong ditindak lanjuti atau di beri efek jera," ujarnya.
Dirinya menilai, balap liar yang dilakukan pada malam hari sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya, terlebih penerangan lampu jalan juga tidak sepenuhnya berfungsi normal. Ditakutkan dengan pandangan yang minim anak-anak itu tidak melihat pengguna jalan lainnya dan menabrak mereka.
"Kita sangat khawatir sekali takut di tabrak, balapan ini juga sangat mengganggu warga yang sedang beristirahat dirumah," ungkapnya.
Dirinya berharap tindak tegas bisa segera dilakukan oleh tim Polsek Loa Kulu, sehingga tidak lagi ada aksi balapan liar di jalan umum.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Ilustrasi balap liar. (Freepik)
Tenggarong - Aksi kebut-kebutan yang dilakukan oleh para pengendara motor di kawasan Kecamatan Loa Kulu sangat mengganggu dan meresahkan pengguna jalan lain di sekitar lokasi.
"Anak-anak atau pengendara ini bisanya balap di pal 7, kadang d pal 9. Ini sangat meresahkan sekali," kata Warga, Dwi pada Minggu (13/7/2025).
Dwi mengungkapkan bahwa kegiatan ini sering kali dilakukan oleh anak-anak tersebut pada pukul 22.00 WITA, saat dirinya bersama sang suami melintas usai bekerja, selalu saja mendapati pengendara itu kebut-kebutan.
"Kami minta kepada pihak keamanan untuk mengamankan balapan liar di daerah Loa Kulu, khususnya di malam hari, setiap saya dan suami pulang pasti ada balap liar, kami pengguna jalan sangat khawatir minta tolong ditindak lanjuti atau di beri efek jera," ujarnya.
Dirinya menilai, balap liar yang dilakukan pada malam hari sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya, terlebih penerangan lampu jalan juga tidak sepenuhnya berfungsi normal. Ditakutkan dengan pandangan yang minim anak-anak itu tidak melihat pengguna jalan lainnya dan menabrak mereka.
"Kita sangat khawatir sekali takut di tabrak, balapan ini juga sangat mengganggu warga yang sedang beristirahat dirumah," ungkapnya.
Dirinya berharap tindak tegas bisa segera dilakukan oleh tim Polsek Loa Kulu, sehingga tidak lagi ada aksi balapan liar di jalan umum.
(Sf/Rs)