Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret salah satu pengunjung di Perpustakaan Daerah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Layanan Perpustakaan Daerah yang berlokasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Penajam Paser Utara (PPU), ditutup sementara selama sebulan, mulai 30 Juli-28 Agustus 2025.
Penutupan dilakukan karena interior ruang baca di Perpustakaan Daerah bakal direnovasi secara menyeluruh guna menghadirkan tampilan yang lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung.
“Rencananya mau ditutup sepanjang Agustus 2025, tapi orang-orang kita ternyata sudah mulai packing barang, sehingga 30 Juli kita langsung tutup layanan,” ucap Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra, Kamis (31/7/2025).
Yusuf Basra menyatakan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp1,3 miliar untuk melakukan pembaharuan terhadap tampilan rak-rak buku, dinding dan area membaca.
“Anggaran yang dialokasikan untuk renovasi Interior ruang baca mencapai Rp1,3 miliar. Kita merenovasi itu untuk menyesuaikan kondisi kekinian agar pengunjung tidak merasa bosan, maka dari itu kita ubah menjadi lebih menarik,” jelasnya.
Meski layanan Perpustakaan Daerah ditutup, ruang teater yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan tetap terbuka lebar bagi masyarakat.
“Kalau untuk kegiatan edukasi, ruang teater masih bisa (digunakan) seperti biasa,” bebernya.
Ia berharap renovasi ruang baca dapat rampung sesuai waktu yang ditetapkan dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Daerah.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret salah satu pengunjung di Perpustakaan Daerah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Layanan Perpustakaan Daerah yang berlokasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Penajam Paser Utara (PPU), ditutup sementara selama sebulan, mulai 30 Juli-28 Agustus 2025.
Penutupan dilakukan karena interior ruang baca di Perpustakaan Daerah bakal direnovasi secara menyeluruh guna menghadirkan tampilan yang lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung.
“Rencananya mau ditutup sepanjang Agustus 2025, tapi orang-orang kita ternyata sudah mulai packing barang, sehingga 30 Juli kita langsung tutup layanan,” ucap Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra, Kamis (31/7/2025).
Yusuf Basra menyatakan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp1,3 miliar untuk melakukan pembaharuan terhadap tampilan rak-rak buku, dinding dan area membaca.
“Anggaran yang dialokasikan untuk renovasi Interior ruang baca mencapai Rp1,3 miliar. Kita merenovasi itu untuk menyesuaikan kondisi kekinian agar pengunjung tidak merasa bosan, maka dari itu kita ubah menjadi lebih menarik,” jelasnya.
Meski layanan Perpustakaan Daerah ditutup, ruang teater yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan tetap terbuka lebar bagi masyarakat.
“Kalau untuk kegiatan edukasi, ruang teater masih bisa (digunakan) seperti biasa,” bebernya.
Ia berharap renovasi ruang baca dapat rampung sesuai waktu yang ditetapkan dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Daerah.
(Sf/Lo)