Seputar Kaltim

    Rendi Solihin Targetkan Angka Stunting 2024 Turun 14 Persen

    Redaktur:Buniyamin
    18 Desember 2023 pukul 13:25 WITA

    Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin. (Istimewa)

    Tenggarong - Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin memastikan target penurunan angka stunting 14 persen di Kukar dapat tercapai di 2024.

    Ini disampaikannya saat mencanangkan Desa Loa Janan Ulu sebagai Desa Bebas Stunting (D'Best) di Balai Pertemuan Umum (BPU) desa setempat.

    Untuk diketahui, tiga desa di Kukar yang dicanangkan sebagai D'Best, yakni Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu, Desa Kuala Samboja kecamatan Samboja dan Desa Loa Janan Ulu kecamatan Loa Janan 

    Rendi mengatakan berdasarkan data 2021, angka stunting di Kukar mencapai 26,4 persen. Kemudian pada 2022 karena adanya pandemi Covid-19, sehingga meningkat menjadi 27,1 persen.

    "Pada 2023 ini untuk Kukar walau belum dirilis, tapi sedikit ada kabar baik. Ini semua berkat kerja sama lintas stakeholder, khususnya teman-teman TPK di posyandu yang ada di seluruh Kukar," ujar Rendi.

    "Angka yang dirilis Kementerian Kesehatan, mudah-mudahan bisa menembus di angka 16 persen dan kita tunggu rilis resminya di akhir Desember ini,” sambungnya.

    Rendi berharap penurunan angka stunting di Kukar bisa menembus angka nasional. Apalagi, saat ini Kukar sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. 

    “Mudahan-mudahan target 14 persen di 2024, itu sangat optimis dapat kita capai,“ harap Rendi.

    Wabup Rendi mengaku anggaran untuk pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting sebesar Rp300 miliar di 2024. 

    “Ini kita tempatkan di beberapa sektor atau OPD yang mengurusi secara bergotong royong, karena ini menjadi fokus kita ke depan,” pungkasnya. (*) 

     

    Seputar Kaltim

    Rendi Solihin Targetkan Angka Stunting 2024 Turun 14 Persen

    Redaktur:Buniyamin
    18 Desember 2023 pukul 13:25 WITA

    Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin. (Istimewa)

    Tenggarong - Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin memastikan target penurunan angka stunting 14 persen di Kukar dapat tercapai di 2024.

    Ini disampaikannya saat mencanangkan Desa Loa Janan Ulu sebagai Desa Bebas Stunting (D'Best) di Balai Pertemuan Umum (BPU) desa setempat.

    Untuk diketahui, tiga desa di Kukar yang dicanangkan sebagai D'Best, yakni Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu, Desa Kuala Samboja kecamatan Samboja dan Desa Loa Janan Ulu kecamatan Loa Janan 

    Rendi mengatakan berdasarkan data 2021, angka stunting di Kukar mencapai 26,4 persen. Kemudian pada 2022 karena adanya pandemi Covid-19, sehingga meningkat menjadi 27,1 persen.

    "Pada 2023 ini untuk Kukar walau belum dirilis, tapi sedikit ada kabar baik. Ini semua berkat kerja sama lintas stakeholder, khususnya teman-teman TPK di posyandu yang ada di seluruh Kukar," ujar Rendi.

    "Angka yang dirilis Kementerian Kesehatan, mudah-mudahan bisa menembus di angka 16 persen dan kita tunggu rilis resminya di akhir Desember ini,” sambungnya.

    Rendi berharap penurunan angka stunting di Kukar bisa menembus angka nasional. Apalagi, saat ini Kukar sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. 

    “Mudahan-mudahan target 14 persen di 2024, itu sangat optimis dapat kita capai,“ harap Rendi.

    Wabup Rendi mengaku anggaran untuk pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting sebesar Rp300 miliar di 2024. 

    “Ini kita tempatkan di beberapa sektor atau OPD yang mengurusi secara bergotong royong, karena ini menjadi fokus kita ke depan,” pungkasnya. (*)