Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Rencana Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang terkait penarikan retribusi di stadion Bessai Berinta (Lang-Lang) kembali mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.
Ketua Komis B DPRD Bontang, Rustam mengatakan, rencana penarikan retribusi tersebut dinilai terburu-buru. Menurutnya, jika Dispopar-Ekraf ingin meningkat Penghasilan Asli Daerah (PAD) melalui fasilitas umum yang ada, perlu didiskusikan terlebih dahulu dengan pihaknya.
“Harusnya mereka ini konsultasi dulu dengan kami. Kecuali fasilitas yang ada sudah memuaskan bagi masyarakat tidak masalah,” ujar Rustam.
Ia meminta, pihak Dispopar-Ekraf mengkaji kembali terkait rencana tersebut. Ia yakin, penarikan retribusi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, melihat rencana tersebut masih sangat prematur.
“Aturannya belum ada,” tambahnya. Selain itu, Rustam juga tidak setuju jika semua pengunjung yang menggunakan fasilitas di Lang-Lang nantinya dikenakan tarif masuk, seharusnya hanya parkir saja yang diberi tarif.
“Kalau cuma parkir masih masuk akal, jangan semuanya ditarikin retribusi,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Rencana Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang terkait penarikan retribusi di stadion Bessai Berinta (Lang-Lang) kembali mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.
Ketua Komis B DPRD Bontang, Rustam mengatakan, rencana penarikan retribusi tersebut dinilai terburu-buru. Menurutnya, jika Dispopar-Ekraf ingin meningkat Penghasilan Asli Daerah (PAD) melalui fasilitas umum yang ada, perlu didiskusikan terlebih dahulu dengan pihaknya.
“Harusnya mereka ini konsultasi dulu dengan kami. Kecuali fasilitas yang ada sudah memuaskan bagi masyarakat tidak masalah,” ujar Rustam.
Ia meminta, pihak Dispopar-Ekraf mengkaji kembali terkait rencana tersebut. Ia yakin, penarikan retribusi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, melihat rencana tersebut masih sangat prematur.
“Aturannya belum ada,” tambahnya. Selain itu, Rustam juga tidak setuju jika semua pengunjung yang menggunakan fasilitas di Lang-Lang nantinya dikenakan tarif masuk, seharusnya hanya parkir saja yang diberi tarif.
“Kalau cuma parkir masih masuk akal, jangan semuanya ditarikin retribusi,” pungkasnya.
(Sf/Rs)