Cari disini...
Seputar Kaltim
Gedung RSUD RAPB PPU.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana peningkatan infrastruktur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) menjadi gedung empat lantai belum diketahui pasti kapan dilaksanakan.
Bahkan, Detail Engineering Design (DED) pembangunan gedung empat lantai tersebut telah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak 2019 lalu.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin mengatakan bahwa rencana peningkatan infrastruktur di RSUD RAPB masih dalam tahap pembicaraan dan menunggu resolusi atau keputusan dari kepala daerah terpilih, setelah dilantik pada Maret 2025 mendatang.
“Rencana pembangunan gedung empat lantai itu sudah dalam tahap pembicaraan dan menunggu tindak lanjut dari bupati terpilih nanti,” ucap Raup.
Raup mengaku dana yang dikeluarkan untuk pembangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp400 miliar, termasuk dengan fasilitas kesehatan.”Rata-rata peralatan di rumah sakit itu mahal-mahal, contohnya seperti CT scan yang harganya mencapai Rp18 miliar,” ungkap Raup.
Direktur Utama RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro mengaku sangat menanti-nantikan pelaksanaan pembangunan gedung empat lantai di salah satu fasilitas kesehatan yang menjadi andalan masyarakat setempat maupun luar.
“Pelayanan kita cukup kurang karena minimnya ruang untuk masyarakat yang ingin mendapatkan layanan. Salah satu contohnya adalah ruang tunggu nomor antrian menyatu dengan ruang tunggu pasien yang mau mengambil obat, sehingga dengan terealisasinya rencana itu dapat meningkatkan pelayanan kita. Bahkan, kita telah menyediakan lahannya,” tandasnya.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Gedung RSUD RAPB PPU.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana peningkatan infrastruktur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) menjadi gedung empat lantai belum diketahui pasti kapan dilaksanakan.
Bahkan, Detail Engineering Design (DED) pembangunan gedung empat lantai tersebut telah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak 2019 lalu.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin mengatakan bahwa rencana peningkatan infrastruktur di RSUD RAPB masih dalam tahap pembicaraan dan menunggu resolusi atau keputusan dari kepala daerah terpilih, setelah dilantik pada Maret 2025 mendatang.
“Rencana pembangunan gedung empat lantai itu sudah dalam tahap pembicaraan dan menunggu tindak lanjut dari bupati terpilih nanti,” ucap Raup.
Raup mengaku dana yang dikeluarkan untuk pembangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp400 miliar, termasuk dengan fasilitas kesehatan.”Rata-rata peralatan di rumah sakit itu mahal-mahal, contohnya seperti CT scan yang harganya mencapai Rp18 miliar,” ungkap Raup.
Direktur Utama RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro mengaku sangat menanti-nantikan pelaksanaan pembangunan gedung empat lantai di salah satu fasilitas kesehatan yang menjadi andalan masyarakat setempat maupun luar.
“Pelayanan kita cukup kurang karena minimnya ruang untuk masyarakat yang ingin mendapatkan layanan. Salah satu contohnya adalah ruang tunggu nomor antrian menyatu dengan ruang tunggu pasien yang mau mengambil obat, sehingga dengan terealisasinya rencana itu dapat meningkatkan pelayanan kita. Bahkan, kita telah menyediakan lahannya,” tandasnya.
(Sf/Mr)