Seputar Kaltim

    Rencana Pembahasan Pendidikan Gratis di Kaltim Batal, Tim Transisi Disebut Masih Godok Persyaratan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Maruly Zainuddin
    19 Februari 2025 pukul 15:51 WITA

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program pendidikan gratis yang menjadi andalan gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih, Rudy Mas'ud, mengalami penundaan.  Sedianya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim telah menyebar undangan diskusi dan pendataan tahap awal program ini pada 14 Februari 2025 lalu.

    Surat bernomor 500.10.9.8/3670/Disdikbud.III itu ditandatangani oleh Plt Kepala Disdikbud Kaltim sebelumnya, Irhamsyah, dan ditujukan kepada seluruh perwakilan rektor hingga ketua jurusan kampus.

    Agenda yang tertera dalam surat adalah diskusi dan pendataan tahap kesatu program pendidikan gratis jenjang S1, S2, dan S3. Rencananya, pertemuan tersebut akan dihelat pada Rabu, (19/2/2025) hari ini. Namun, pertemuan tersebut batal.

    Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, mengonfirmasi penundaan tersebut. "Jadwal sosialisasi menunggu juknis yang baru," ujarnya.

    Dalam hal ini, tim transisi yang diketuai oleh Rusmadi Wongso turut berperan dalam pelaksanaan program pendidikan gratis. Menurut Rahmat, tim transisi sudah berkoordinasi dan bekerja. "Tim transisi sudah bekerja, masih digodok syarat-syaratnya, apakah seperti kemarin (BKT), atau lebih ditingkatkan serta lebih luas lagi jangkauannya" katanya.

    Penundaan ini disebut-sebut masih menunggu persetujuan dari Gubernur terpilih, Rudy Mas'ud yang baru dilantik Kamis (20/2/2025) besok. "Rapatnya tentu harus dengan persetujuan dari gubernur," jelas Rahmat. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan jadwal baru sosialisasi program ini akan ditetapkan.

    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Rencana Pembahasan Pendidikan Gratis di Kaltim Batal, Tim Transisi Disebut Masih Godok Persyaratan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Maruly Zainuddin
    19 Februari 2025 pukul 15:51 WITA

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program pendidikan gratis yang menjadi andalan gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih, Rudy Mas'ud, mengalami penundaan.  Sedianya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim telah menyebar undangan diskusi dan pendataan tahap awal program ini pada 14 Februari 2025 lalu.

    Surat bernomor 500.10.9.8/3670/Disdikbud.III itu ditandatangani oleh Plt Kepala Disdikbud Kaltim sebelumnya, Irhamsyah, dan ditujukan kepada seluruh perwakilan rektor hingga ketua jurusan kampus.

    Agenda yang tertera dalam surat adalah diskusi dan pendataan tahap kesatu program pendidikan gratis jenjang S1, S2, dan S3. Rencananya, pertemuan tersebut akan dihelat pada Rabu, (19/2/2025) hari ini. Namun, pertemuan tersebut batal.

    Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, mengonfirmasi penundaan tersebut. "Jadwal sosialisasi menunggu juknis yang baru," ujarnya.

    Dalam hal ini, tim transisi yang diketuai oleh Rusmadi Wongso turut berperan dalam pelaksanaan program pendidikan gratis. Menurut Rahmat, tim transisi sudah berkoordinasi dan bekerja. "Tim transisi sudah bekerja, masih digodok syarat-syaratnya, apakah seperti kemarin (BKT), atau lebih ditingkatkan serta lebih luas lagi jangkauannya" katanya.

    Penundaan ini disebut-sebut masih menunggu persetujuan dari Gubernur terpilih, Rudy Mas'ud yang baru dilantik Kamis (20/2/2025) besok. "Rapatnya tentu harus dengan persetujuan dari gubernur," jelas Rahmat. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan jadwal baru sosialisasi program ini akan ditetapkan.

    (Sf/Mr)