Seputar Kaltim

    Remaja Tenggelam di Pantai Kemala Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Balikpapan Resmi Ditutup

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi korban tenggelam di kawasan Pantai Kemala Beach Balikpapan. (Foto: Relawan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Setelah empat hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas Balikpapan akhirnya menemukan remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kemala Beach, Kota Balikpapan.

    Remaja yang diidentifikasi berusia 17 tahun itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (13/11/2025) sekira pukul 09.18 Wita.

    Koordinator Pencarian dan Tim SAR Gabungan, Rahmadany menjelaskan, bahwa yang bersangkutan ditemukan sekitar 20 nautical mile dari lokasi awal kejadian. 

    “Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan keluarga,” ucap Rahmadany. 

    Sebelumnya, operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari dilakukan dengan menyisir area laut seluas sekitar lima nautical mile persegi. Pada hari keempat pencarian, seluruh tim melaksanakan briefing pagi pukul 07.00 Wita untuk menentukan strategi lanjutan.

    Pencarian melibatkan penggunaan rubber boat, speedboat Lanal Balikpapan, serta RIB Lanal, dengan dukungan peralatan selam, komunikasi, dan medis.

    “Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing di lapangan pada pukul 12.15 Wita. Berdasarkan hasil pencarian dan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” terangnya.

    Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing untuk bersiaga menghadapi potensi operasi berikutnya.

    Dalam operasi ini, Basarnas Balikpapan bekerja sama dengan berbagai instansi, di antaranya TNI AL, Satpolairud, Brimob, Ditsamapta, BPBD, Satpol PP, PMI, DKK Balikpapan, ORARI, dan Banda Indonesia. 

    Seluruh unsur menunjukkan sinergi dan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Remaja Tenggelam di Pantai Kemala Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Balikpapan Resmi Ditutup

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi korban tenggelam di kawasan Pantai Kemala Beach Balikpapan. (Foto: Relawan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Setelah empat hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas Balikpapan akhirnya menemukan remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kemala Beach, Kota Balikpapan.

    Remaja yang diidentifikasi berusia 17 tahun itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (13/11/2025) sekira pukul 09.18 Wita.

    Koordinator Pencarian dan Tim SAR Gabungan, Rahmadany menjelaskan, bahwa yang bersangkutan ditemukan sekitar 20 nautical mile dari lokasi awal kejadian. 

    “Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan keluarga,” ucap Rahmadany. 

    Sebelumnya, operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari dilakukan dengan menyisir area laut seluas sekitar lima nautical mile persegi. Pada hari keempat pencarian, seluruh tim melaksanakan briefing pagi pukul 07.00 Wita untuk menentukan strategi lanjutan.

    Pencarian melibatkan penggunaan rubber boat, speedboat Lanal Balikpapan, serta RIB Lanal, dengan dukungan peralatan selam, komunikasi, dan medis.

    “Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing di lapangan pada pukul 12.15 Wita. Berdasarkan hasil pencarian dan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” terangnya.

    Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing untuk bersiaga menghadapi potensi operasi berikutnya.

    Dalam operasi ini, Basarnas Balikpapan bekerja sama dengan berbagai instansi, di antaranya TNI AL, Satpolairud, Brimob, Ditsamapta, BPBD, Satpol PP, PMI, DKK Balikpapan, ORARI, dan Banda Indonesia. 

    Seluruh unsur menunjukkan sinergi dan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

    (Sf/Rs)