Cari disini...
Seputar Kaltim
Truk Hino bermuatan kelapa sawit berhenti setelah menabrak beberapa kendaraan di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan. (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)
Balikpapan – Sebuah truk bermuatan kelapa sawit diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepat di depan pintu masuk Pelabuhan Semayang, Balikpapan Kota, Rabu (22/7) sekitar pukul 23.00 WITA.
Insiden tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan. Akibat kejadian itu, seorang sopir truk mengalami luka berat pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka ringan.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Djauhari Hijrah mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Hino bermuatan kelapa sawit melaju dari arah Jalan Baru menuju Lapangan Merdeka melalui Jalan Yos Sudarso.
“Sesaat melintasi jalan menurun, truk mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga masuk ke jalur kanan dan menabrak sejumlah kendaraan,” ucap Djauhari dalam keterangan, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan hasil olah TKP, truk pertama kali menghantam sebuah truk Hino yang hendak masuk ke Pintu 1 Pelabuhan Semayang. Benturan tersebut membuat truk yang ditabrak terdorong hingga mengenai sebuah mobil Honda Brio yang sedang terparkir.
Laju truk yang tak lagi terkendali kemudian berlanjut dengan menabrak satu unit truk Hino lainnya yang juga sedang parkir. Kerasnya benturan membuat truk tersebut bergeser ke tengah jalan dan menimpa sejumlah kendaraan lain yang berada di lokasi.
“Adapun kendaraan yang turut terdampak dalam kecelakaan beruntun itu terdiri atas satu unit Daihatsu Xenia, satu angkutan kota (angkot) dan satu sepeda motor. Total terdapat tujuh kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut,” jelasnya.
Djauhari menerangkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kerusakan pada sistem pengereman truk saat melintasi ruas jalan yang menurun.
“Jalan di lokasi berupa turunan dengan kondisi lurus. Dugaan sementara, pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah sistem pengereman tidak berfungsi,” imbuhnya.
Saat ini, Satlantas Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga telah mendatangi korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Truk Hino bermuatan kelapa sawit berhenti setelah menabrak beberapa kendaraan di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan. (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)
Balikpapan – Sebuah truk bermuatan kelapa sawit diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepat di depan pintu masuk Pelabuhan Semayang, Balikpapan Kota, Rabu (22/7) sekitar pukul 23.00 WITA.
Insiden tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan. Akibat kejadian itu, seorang sopir truk mengalami luka berat pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka ringan.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Djauhari Hijrah mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Hino bermuatan kelapa sawit melaju dari arah Jalan Baru menuju Lapangan Merdeka melalui Jalan Yos Sudarso.
“Sesaat melintasi jalan menurun, truk mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga masuk ke jalur kanan dan menabrak sejumlah kendaraan,” ucap Djauhari dalam keterangan, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan hasil olah TKP, truk pertama kali menghantam sebuah truk Hino yang hendak masuk ke Pintu 1 Pelabuhan Semayang. Benturan tersebut membuat truk yang ditabrak terdorong hingga mengenai sebuah mobil Honda Brio yang sedang terparkir.
Laju truk yang tak lagi terkendali kemudian berlanjut dengan menabrak satu unit truk Hino lainnya yang juga sedang parkir. Kerasnya benturan membuat truk tersebut bergeser ke tengah jalan dan menimpa sejumlah kendaraan lain yang berada di lokasi.
“Adapun kendaraan yang turut terdampak dalam kecelakaan beruntun itu terdiri atas satu unit Daihatsu Xenia, satu angkutan kota (angkot) dan satu sepeda motor. Total terdapat tujuh kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut,” jelasnya.
Djauhari menerangkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kerusakan pada sistem pengereman truk saat melintasi ruas jalan yang menurun.
“Jalan di lokasi berupa turunan dengan kondisi lurus. Dugaan sementara, pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah sistem pengereman tidak berfungsi,” imbuhnya.
Saat ini, Satlantas Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga telah mendatangi korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.
(Sf/Lo)