Seputar Kaltim

    Rektor Unmul Persilahkan Para Cagub untuk Berdialog dengan Mahasiswa

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Oktober 2024 pukul 19:15 WITA

    Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Abdunnur menyebut kampus tertua ini dapat menjadi wadah bagi dua calon gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor dan Rudy Mas'ud, untuk menyampaikan gagasannya di hadapan sivitas akademika. 

    Sempat ramai di media sosial atas tudingan hanya mendukung salah satu Paslon. Abdunnur menegaskan bahwa pemberian kesempatan yang sama bagi kedua calon merupakan bentuk komitmen kampus terhadap demokrasi. 

    "Kami ingin mahasiswa mendapatkan informasi langsung dari calon pemimpin daerahnya," ujar Abdunnur saat ditemui di Gedung Prof. Masjaya, Selasa (8/10/2024).

    Dalam hal ini Unmul telah menyelenggarakan kuliah umum dengan mengundang para cagub yang digelar secara terpisah oleh fakultas terkait.

    Isran Noor lebih dulu menyampaikan materi kuliah umum terkait isu kawasan pesisir dan laut pada Sabtu (21/9/2024). Sementara itu, Rudy Mas'ud baru-baru ini memaparkan gagasannya mengenai pengelolaan minyak dan gas pada Senin (7/10/2024).

    "Meskipun keduanya berhalangan hadir pada kuliah umum yang pertama, namun kami tetap mengundang kembali Rudy Mas'ud untuk memberikan kesempatan yang sama," tambah Abdunnur.

    Abdunnur menekankan bahwa kegiatan kuliah umum tersebut murni bersifat akademik dan tidak bermaksud untuk melakukan kampanye. Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Serentak, yang melarang penggunaan tempat ibadah dan lembaga pendidikan untuk kegiatan kampanye.

    "Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

    Terkait inisiatif Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unmul yang ingin menggelar adu gagasan antara kedua calon gubernur, Abdunnur menyatakan bahwa Unmul memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

    "Namun hingga saat ini, belum ada komunikasi lebih lanjut dari BEM terkait rencana tersebut," ujarnya.

    Abdunnur berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dalam berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. "Kami ingin mencetak generasi muda yang cerdas dan kritis," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Rektor Unmul Persilahkan Para Cagub untuk Berdialog dengan Mahasiswa

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Oktober 2024 pukul 19:15 WITA

    Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Abdunnur menyebut kampus tertua ini dapat menjadi wadah bagi dua calon gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor dan Rudy Mas'ud, untuk menyampaikan gagasannya di hadapan sivitas akademika. 

    Sempat ramai di media sosial atas tudingan hanya mendukung salah satu Paslon. Abdunnur menegaskan bahwa pemberian kesempatan yang sama bagi kedua calon merupakan bentuk komitmen kampus terhadap demokrasi. 

    "Kami ingin mahasiswa mendapatkan informasi langsung dari calon pemimpin daerahnya," ujar Abdunnur saat ditemui di Gedung Prof. Masjaya, Selasa (8/10/2024).

    Dalam hal ini Unmul telah menyelenggarakan kuliah umum dengan mengundang para cagub yang digelar secara terpisah oleh fakultas terkait.

    Isran Noor lebih dulu menyampaikan materi kuliah umum terkait isu kawasan pesisir dan laut pada Sabtu (21/9/2024). Sementara itu, Rudy Mas'ud baru-baru ini memaparkan gagasannya mengenai pengelolaan minyak dan gas pada Senin (7/10/2024).

    "Meskipun keduanya berhalangan hadir pada kuliah umum yang pertama, namun kami tetap mengundang kembali Rudy Mas'ud untuk memberikan kesempatan yang sama," tambah Abdunnur.

    Abdunnur menekankan bahwa kegiatan kuliah umum tersebut murni bersifat akademik dan tidak bermaksud untuk melakukan kampanye. Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Serentak, yang melarang penggunaan tempat ibadah dan lembaga pendidikan untuk kegiatan kampanye.

    "Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

    Terkait inisiatif Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unmul yang ingin menggelar adu gagasan antara kedua calon gubernur, Abdunnur menyatakan bahwa Unmul memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

    "Namun hingga saat ini, belum ada komunikasi lebih lanjut dari BEM terkait rencana tersebut," ujarnya.

    Abdunnur berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dalam berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. "Kami ingin mencetak generasi muda yang cerdas dan kritis," pungkasnya.

    (Sf/Rs)