Cari disini...
Seputar Kaltim
Pekerja Pelipat Surat Suara di Gudang Logistik KPU Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan yang akan digunakan dalam Pemilu Serentak 2024. Salah satunya ialah surat suara.
Untuk menyelesaikan pekerjaan ini, KPU merekrut ratusan tenaga pelipat sejak Minggu (7/1/2024) lalu.
Komisioner KPU Samarinda Dwi Haryono menyebut, pelipatan surat suara melibatkan 300 orang lebih.
“Tempatnya satu titik aja di pergudangan situ, kan itu dikontrol oleh pihak KPU dan Bawaslu juga ikut mengawasi di sana," ungkap Dwi, saat ditemui Seputar Fakta, di Samarinda, Selasa (9/1/2024).
Dengan tenaga sebanyak itu, Dwi optimis penyelesaian pelipapatan surat suara bisa rampung sebelum akhir pekan depan.
"Harapannya selesai 14 Januari," tukasnya.
Para pekerja pelipat surat suara diberi upah Rp400 untuk satu lembar surat suara DPR, DPRD, dan DPD. Sementara untuk surat suara Pilpres diberi Rp300. Hingga hari ketiga, Dwi menjelaskan tingkat kerusakan dari surat suara minim.
“Secara kualitas percetakannya bagus jarang yang rusak, untuk jumlah berapa yang rusak belum terdata,” jelasnya.
Sebelumnya Dwi juga mengungkapkan Secara umum persiapan KPU terkait pelaksanaan pemilihan umum Samarinda sudah siap dan tidak ada persoalan. Salah satu persiapan yang telah selesai dilakukan ialah terkait dengan perekrutan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Selain itu, Dwi mengungkap KPU juga tengah mempersiapkan logistik lainnya.
“Kotak suara sudah disiapkan, bilik juga sudah disiapkan, formulir sudah. Sementara ini fokus ke pelipatan dulu,” jelasnya.
Untuk diketahui, di Kota Samarinda terdapat 2.563 titik yang nantinya akan dijadikan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan masing-masing TPS diperlukan lima kotak surat suara.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pekerja Pelipat Surat Suara di Gudang Logistik KPU Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan yang akan digunakan dalam Pemilu Serentak 2024. Salah satunya ialah surat suara.
Untuk menyelesaikan pekerjaan ini, KPU merekrut ratusan tenaga pelipat sejak Minggu (7/1/2024) lalu.
Komisioner KPU Samarinda Dwi Haryono menyebut, pelipatan surat suara melibatkan 300 orang lebih.
“Tempatnya satu titik aja di pergudangan situ, kan itu dikontrol oleh pihak KPU dan Bawaslu juga ikut mengawasi di sana," ungkap Dwi, saat ditemui Seputar Fakta, di Samarinda, Selasa (9/1/2024).
Dengan tenaga sebanyak itu, Dwi optimis penyelesaian pelipapatan surat suara bisa rampung sebelum akhir pekan depan.
"Harapannya selesai 14 Januari," tukasnya.
Para pekerja pelipat surat suara diberi upah Rp400 untuk satu lembar surat suara DPR, DPRD, dan DPD. Sementara untuk surat suara Pilpres diberi Rp300. Hingga hari ketiga, Dwi menjelaskan tingkat kerusakan dari surat suara minim.
“Secara kualitas percetakannya bagus jarang yang rusak, untuk jumlah berapa yang rusak belum terdata,” jelasnya.
Sebelumnya Dwi juga mengungkapkan Secara umum persiapan KPU terkait pelaksanaan pemilihan umum Samarinda sudah siap dan tidak ada persoalan. Salah satu persiapan yang telah selesai dilakukan ialah terkait dengan perekrutan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Selain itu, Dwi mengungkap KPU juga tengah mempersiapkan logistik lainnya.
“Kotak suara sudah disiapkan, bilik juga sudah disiapkan, formulir sudah. Sementara ini fokus ke pelipatan dulu,” jelasnya.
Untuk diketahui, di Kota Samarinda terdapat 2.563 titik yang nantinya akan dijadikan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan masing-masing TPS diperlukan lima kotak surat suara.
(Sf/Rs)