Cari disini...
Seputar Kaltim
Berlangsung rekapitulasi siara yang dilakukan oleh KPU Kaltim di Hotel Harris, Samarinda pada Minggu (8/12/2024). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat pleno terbuka untuk penghitungan perolehan suara Pilkada 2024 di tingkat provinsi, yang berlangsung di Hotel Harris, Samarinda, pada Minggu (8/12/2024).
Melalui pantauan media ini, sudah berjalan delapan kabupaten kota yang telah dibacakan rekapitulasi suaranya. Namun dalam hal ini masih banyak catatan khusus yang mewarnai rapat pleno terbuka ini.
Adapun yang menjadi catatan khusus dari KPU yakni berupa beberapa kesalahan dalam perhitungan suara, seperti salah input data hingga masalah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Seperti yang sebelumnya telah disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim yang telah melaporkan temuan terkait pelaksanaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Beberapa kasus terjadi di Kota Samarinda dan Paser terkait adanya perubahan angka DPT karena adanya DPTb.
Bawaslu juga mencatat adanya ketidaksesuaian data di seluruh kabupaten kota yang telah dibacakan, bahwa pencatatan yang dilakukan untuk data pemilih perempuan diisi dengan data pemilih laki-laki, sehingga ini menjadi catatan khusus.
Hasil rekapitulasi sementara ini pasangan calon Rudy-Seno unggul di beberapa kabupaten kota yakni Kabupaten Paser unggul 78.308 suara, sedangkan pesaingnya 56.619 suara.
Selanjutnya, Rudy-Seno juga unggul di Kutai Barat dengan capaian yang tipis 47.010 suara, sedangkan pesaingnya 45.370 suara. Selain itu di Berau 75.684 suara, sedangkan Isran-Hadi 51.680 suara.
Kota Bontang juga Rudy–Seno masih unggul dengan perolehan 60.795 suara, sedangkan Isran–Hadi 33.701 suara. Penajam Paser Utara, Rudy–Seno unggul 67.259, Isran–Hadi 34.943 suara. Terakhir unggul telak, Rudy-Seno sebesar 172.057 suara, dan Isran-Hadi 126.905 suara.
Adapun satu-satunya Isran-Hadi unggul masih di Kota Samarinda dengan perolehan 182.183 suara, sedangkan Rudy–Seno 170.623 suara.
Dari delapan kabupaten kota, Mahakam Ulu masih berstatus pending hal ini dikarenakan berita acara salah.
Saat berita ini tayang, KPU Kaltim masih melakukan proses rekapitulasi suara, yang saat ini masih banyaknya sejumlah saran dan interupsi yang diberikan kepada KPU Balikpapan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Berlangsung rekapitulasi siara yang dilakukan oleh KPU Kaltim di Hotel Harris, Samarinda pada Minggu (8/12/2024). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat pleno terbuka untuk penghitungan perolehan suara Pilkada 2024 di tingkat provinsi, yang berlangsung di Hotel Harris, Samarinda, pada Minggu (8/12/2024).
Melalui pantauan media ini, sudah berjalan delapan kabupaten kota yang telah dibacakan rekapitulasi suaranya. Namun dalam hal ini masih banyak catatan khusus yang mewarnai rapat pleno terbuka ini.
Adapun yang menjadi catatan khusus dari KPU yakni berupa beberapa kesalahan dalam perhitungan suara, seperti salah input data hingga masalah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Seperti yang sebelumnya telah disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim yang telah melaporkan temuan terkait pelaksanaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Beberapa kasus terjadi di Kota Samarinda dan Paser terkait adanya perubahan angka DPT karena adanya DPTb.
Bawaslu juga mencatat adanya ketidaksesuaian data di seluruh kabupaten kota yang telah dibacakan, bahwa pencatatan yang dilakukan untuk data pemilih perempuan diisi dengan data pemilih laki-laki, sehingga ini menjadi catatan khusus.
Hasil rekapitulasi sementara ini pasangan calon Rudy-Seno unggul di beberapa kabupaten kota yakni Kabupaten Paser unggul 78.308 suara, sedangkan pesaingnya 56.619 suara.
Selanjutnya, Rudy-Seno juga unggul di Kutai Barat dengan capaian yang tipis 47.010 suara, sedangkan pesaingnya 45.370 suara. Selain itu di Berau 75.684 suara, sedangkan Isran-Hadi 51.680 suara.
Kota Bontang juga Rudy–Seno masih unggul dengan perolehan 60.795 suara, sedangkan Isran–Hadi 33.701 suara. Penajam Paser Utara, Rudy–Seno unggul 67.259, Isran–Hadi 34.943 suara. Terakhir unggul telak, Rudy-Seno sebesar 172.057 suara, dan Isran-Hadi 126.905 suara.
Adapun satu-satunya Isran-Hadi unggul masih di Kota Samarinda dengan perolehan 182.183 suara, sedangkan Rudy–Seno 170.623 suara.
Dari delapan kabupaten kota, Mahakam Ulu masih berstatus pending hal ini dikarenakan berita acara salah.
Saat berita ini tayang, KPU Kaltim masih melakukan proses rekapitulasi suara, yang saat ini masih banyaknya sejumlah saran dan interupsi yang diberikan kepada KPU Balikpapan.
(Sf/Rs)