Seputar Kaltim

    Realisasi 9 Program Prioritas Bupati Paser Capai 72,73 Persen, Tertinggi Sektor Pariwisata

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    05 Juli 2024 pukul 14:55 WITA

    Objek wisata gunung embun di Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Realisasi sembilan program prioritas pada era Bupati dan Wakil Bupati Paser, dr Fahmi Fadli-Syarifah Masitah Assegaf hingga akhir masa jabatan mencapai 72,73 persen.

    Dari presentase secara keseluruhan sembilan program perioritas itu, tertinggi dari program peningkatan pariwisata sebagai andalan ekonomi kreatif hingga mencapai 99,16 persen.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeddalitbang) Paser, Rusdian Noor mengatakan capaian itu terhitung dalam waktu yang cukup singkat yang telah berjalan sejak 2022.

    "Itu dilaksanakan dalam waktu kerja yang terbilang singkat. Mengingat efektifitas kerja Pemkab Paser terbilang baru bisa berjalan pasca Covid 19 atau sejak 2022," kata Rusdian Nor, Jum’at (5/7/2024).

    Lebih rinci capaian sembilan program prioritas tersebut, yakni BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu terealisasi 82,25 persen, meningkatkan anggaran desa mencapai 63,66 persen dan satu guru satu laptop, seragam sekolah dan beasiswa pendidikan mencapai 55,15 persen.

    Kemudian, program rehabilitasi rumah warga kurang mampu mencapai 73,41 persen, peningkatan kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT), insentif Ketua RT, Guru Ngaji dan Imam Masjid mencapai 66,41 persen.

    Pada pemerataan Puskesmas Rawat Inap baru mencapai 55,44 persen, menjadikan pertanian sebagai sektor andalan Kabupaten Paser mencapai 89,93 persen, peningkatan pariwisata sebagai andalan ekonomi kreatif mencapai 99,16 persen.

    Lebih lanjut, program peningkatan infrasuktur jalan berkualitas dan sarana air bersih mencapai 69,20 persen.

    Dengan realisasi program tersebut, ditargetkan dengan waktu tersisa dapat dituntaskan hingga akhir 2024.

    "Pak Bupati sudah berkomitmen agar semua diselesaikan. Sehingga kami harus mengejar target target yang belum tercapai. Kami optimis ini akan tintas hingga akhir 2024," tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Realisasi 9 Program Prioritas Bupati Paser Capai 72,73 Persen, Tertinggi Sektor Pariwisata

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    05 Juli 2024 pukul 14:55 WITA

    Objek wisata gunung embun di Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Realisasi sembilan program prioritas pada era Bupati dan Wakil Bupati Paser, dr Fahmi Fadli-Syarifah Masitah Assegaf hingga akhir masa jabatan mencapai 72,73 persen.

    Dari presentase secara keseluruhan sembilan program perioritas itu, tertinggi dari program peningkatan pariwisata sebagai andalan ekonomi kreatif hingga mencapai 99,16 persen.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeddalitbang) Paser, Rusdian Noor mengatakan capaian itu terhitung dalam waktu yang cukup singkat yang telah berjalan sejak 2022.

    "Itu dilaksanakan dalam waktu kerja yang terbilang singkat. Mengingat efektifitas kerja Pemkab Paser terbilang baru bisa berjalan pasca Covid 19 atau sejak 2022," kata Rusdian Nor, Jum’at (5/7/2024).

    Lebih rinci capaian sembilan program prioritas tersebut, yakni BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu terealisasi 82,25 persen, meningkatkan anggaran desa mencapai 63,66 persen dan satu guru satu laptop, seragam sekolah dan beasiswa pendidikan mencapai 55,15 persen.

    Kemudian, program rehabilitasi rumah warga kurang mampu mencapai 73,41 persen, peningkatan kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT), insentif Ketua RT, Guru Ngaji dan Imam Masjid mencapai 66,41 persen.

    Pada pemerataan Puskesmas Rawat Inap baru mencapai 55,44 persen, menjadikan pertanian sebagai sektor andalan Kabupaten Paser mencapai 89,93 persen, peningkatan pariwisata sebagai andalan ekonomi kreatif mencapai 99,16 persen.

    Lebih lanjut, program peningkatan infrasuktur jalan berkualitas dan sarana air bersih mencapai 69,20 persen.

    Dengan realisasi program tersebut, ditargetkan dengan waktu tersisa dapat dituntaskan hingga akhir 2024.

    "Pak Bupati sudah berkomitmen agar semua diselesaikan. Sehingga kami harus mengejar target target yang belum tercapai. Kami optimis ini akan tintas hingga akhir 2024," tandasnya.

    (Sf/By)