Seputar Kaltim

    Ratusan Sapi Tiba dari NTT, Penuhi Kebutuhan Daging Kaltim Pascalebaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    04 April 2025 pukul 17:09 WITA

    Kapal Camara Nusantara Dua yang membawa ratusan sapi dari NTT. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pascalebaran Idulfitri 1446 Hijriyah, ratusan ekor sapi tiba di Kalimantan Timur (Kaltim) dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan sapi-sapi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan daging di Kaltim.

    Menurut Suhendi Saputra, staf teknis paramedik karantina hewan penyelia dari Balai Besar Karantina Ikan Hewan Tumbuhan Kaltim, sapi-sapi tersebut berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Mereka diberangkatkan melalui Pelabuhan Tenau dan Pelabuhan Wini.

    "Sapi-sapi ini asalnya dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT. Pelabuhannya dari Pelabuhan Tenau, ada juga dari Pelabuhan Wini," ujar Suhendi.

    Sebanyak 499 ekor sapi diangkut menggunakan kapal laut Camara Nusantara Dua dari Pelabuhan Wini. 

    Namun, setibanya di Kaltim, dua ekor sapi ditemukan mati. Sehingga, jumlah sapi yang tiba adalah 497 ekor.

    "Yang dari Pelabuhan Laut Wini Malaka, tujuannya ke Kaltim semua, dan ini ada berita acara kematian dua ekor mati. Dari 499 tadi, jadi tinggal 497," jelas Suhendi.

    Pengiriman sapi-sapi ini dilakukan secara rutin, tergantung pada kebutuhan pengusaha dan permintaan pasar di Kaltim. 

    "Pengirimannya itu tergantung pengusaha, kebutuhannya di sini seperti apa. Biasanya sih dalam 1 bulan ada saja yang masuk untuk kapal laut angkutan ternak seperti ini, Camara Nusantara Dua," tukasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ratusan Sapi Tiba dari NTT, Penuhi Kebutuhan Daging Kaltim Pascalebaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    04 April 2025 pukul 17:09 WITA

    Kapal Camara Nusantara Dua yang membawa ratusan sapi dari NTT. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pascalebaran Idulfitri 1446 Hijriyah, ratusan ekor sapi tiba di Kalimantan Timur (Kaltim) dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan sapi-sapi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan daging di Kaltim.

    Menurut Suhendi Saputra, staf teknis paramedik karantina hewan penyelia dari Balai Besar Karantina Ikan Hewan Tumbuhan Kaltim, sapi-sapi tersebut berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Mereka diberangkatkan melalui Pelabuhan Tenau dan Pelabuhan Wini.

    "Sapi-sapi ini asalnya dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT. Pelabuhannya dari Pelabuhan Tenau, ada juga dari Pelabuhan Wini," ujar Suhendi.

    Sebanyak 499 ekor sapi diangkut menggunakan kapal laut Camara Nusantara Dua dari Pelabuhan Wini. 

    Namun, setibanya di Kaltim, dua ekor sapi ditemukan mati. Sehingga, jumlah sapi yang tiba adalah 497 ekor.

    "Yang dari Pelabuhan Laut Wini Malaka, tujuannya ke Kaltim semua, dan ini ada berita acara kematian dua ekor mati. Dari 499 tadi, jadi tinggal 497," jelas Suhendi.

    Pengiriman sapi-sapi ini dilakukan secara rutin, tergantung pada kebutuhan pengusaha dan permintaan pasar di Kaltim. 

    "Pengirimannya itu tergantung pengusaha, kebutuhannya di sini seperti apa. Biasanya sih dalam 1 bulan ada saja yang masuk untuk kapal laut angkutan ternak seperti ini, Camara Nusantara Dua," tukasnya.

    (Sf/Rs)