Seputar Kaltim

    Ratusan Pelajar Meriahkan Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam di Tenggarong

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    19 Juli 2023 pukul 11:45 WITA

    Pawai obor ikut Serta ramaikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Pawai Obor digelar lapangan Masjid Agung Sulaiman Kutai Kartanegara, Selasa (18/7/2023) malam. 

    Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriah dan diikuti ratusan siswa dan santri dari tingkat SD, SMP, MAN.

    Peserta pawai sendiri dilepas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Dendy Irwan Fahriza di depan Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

    Iring-iringan pawai santri dan siswa dengan membawa obor yang menyala sambil bershalawat melintasi jalan depan Museum Mulawarman, jembayan bongkok, kemudian melintasi Kediaman Sultan HAM Salehoeddin II (alm), lalu belok ke jembatan besi untuk menuju Masjid Agung Sultan Sulaiman. 

    Dendy mengaku selain Pawai Obor untuk menyambut 1 Muharram 1445 H, pihaknya juga mengelar pengajian, maulid Habsyi, tausiyah serta penampilan talen muda untuk berpidato dan puisi dengan tema Millenial Hijrah.

    "Tahun baru Islam ini menjadikan momentum hijrah khususnya bagi pemuda untuk lebih baik lagi ke depan, baik dari sisi spiritual maupun sosial ekonomi," Harapnya. 

    Asisten I Setda Kukar, Akhmad Taufik Hidayat memaknai pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1445 H sebagai momentum untuk mentransformasi diri dengan meletakkan niat terbaik agar keberkahan melimpah dan juga mengajak semua untuk meningkatkan amal ibadah di tahun 1445 H / 2023 M ini.

    "Malam ini menjadi momentum terbaik bagi kita semua untuk bersungguh meningkatkan daya spiritualitas diri dan perbaikan kualitas Iman dan takwa," Katanya. 

    Kabupaten Kukar sebagai salah satu daerah yang memiliki keragaman kultural dan agama, selalu mengedepankan harmoni dan kerukunan antarumat beragama. 

    "Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas masyarakat di daerah ini mempunyai peranan penting untuk membina karakter dan moralitas masyarakat," Ungkap Taufik. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Ratusan Pelajar Meriahkan Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam di Tenggarong

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    19 Juli 2023 pukul 11:45 WITA

    Pawai obor ikut Serta ramaikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Pawai Obor digelar lapangan Masjid Agung Sulaiman Kutai Kartanegara, Selasa (18/7/2023) malam. 

    Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriah dan diikuti ratusan siswa dan santri dari tingkat SD, SMP, MAN.

    Peserta pawai sendiri dilepas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Dendy Irwan Fahriza di depan Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

    Iring-iringan pawai santri dan siswa dengan membawa obor yang menyala sambil bershalawat melintasi jalan depan Museum Mulawarman, jembayan bongkok, kemudian melintasi Kediaman Sultan HAM Salehoeddin II (alm), lalu belok ke jembatan besi untuk menuju Masjid Agung Sultan Sulaiman. 

    Dendy mengaku selain Pawai Obor untuk menyambut 1 Muharram 1445 H, pihaknya juga mengelar pengajian, maulid Habsyi, tausiyah serta penampilan talen muda untuk berpidato dan puisi dengan tema Millenial Hijrah.

    "Tahun baru Islam ini menjadikan momentum hijrah khususnya bagi pemuda untuk lebih baik lagi ke depan, baik dari sisi spiritual maupun sosial ekonomi," Harapnya. 

    Asisten I Setda Kukar, Akhmad Taufik Hidayat memaknai pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1445 H sebagai momentum untuk mentransformasi diri dengan meletakkan niat terbaik agar keberkahan melimpah dan juga mengajak semua untuk meningkatkan amal ibadah di tahun 1445 H / 2023 M ini.

    "Malam ini menjadi momentum terbaik bagi kita semua untuk bersungguh meningkatkan daya spiritualitas diri dan perbaikan kualitas Iman dan takwa," Katanya. 

    Kabupaten Kukar sebagai salah satu daerah yang memiliki keragaman kultural dan agama, selalu mengedepankan harmoni dan kerukunan antarumat beragama. 

    "Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas masyarakat di daerah ini mempunyai peranan penting untuk membina karakter dan moralitas masyarakat," Ungkap Taufik. 

    (Sf/By)