Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Pembukaan FLS3N di Arena Seni Museum Sadurengas. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Sebanyak 139 pelajar se-Kabupaten Paser mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD)-Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)-Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Arena Seni Museum Sadurengas, Paser Belengkong, Senin (12/5/2026).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Paser, Surpiani menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan itu menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang kreatif, inovatif serta berakar pada nilai-nilai kesenian bangsa.
"Meskipun perlombaan seni dan sastra belum dilaksanakan di tahun ini, kegiatan yang dulunya FLS2N berubah nama menjadi FLS3N," ucap Surpiani, Senin (12/5/2026).
Pihaknya berencana akan melaksanakan cabang lomba seni dan sastra pada tahun depan untuk menambah cabang bagi peserta didik yang memiliki bakat dibidang tersebut.
Dipilihnya Arena Seni Museum Sadurengas bukan tanpa alasan. Ia menilai, lokasi tersebut tidak hanya menjadi ajang siswa untuk memberikan penampilan terbaik dalam ajang FLS3N. Namun juga menjadi momen untuk memberikan kesadaran terkait pentingnya nilai sejarah khususnya di wilayah Paser.
Sementara Ketua Pelaksana FLS3N, Andi Darnisa menyebut kegiatan tersebut dijadwalkan akan berjalan selama dua hari dengan total 139 peserta.
"Ada 139 peserta dari seluruh sekolah di Paser dengan enam cabang perlombaan yang dipertandingkan," imbuhnya.
Perlombaan yang dipertandingkan dalam ajang tersebut diantaranya untuk jenjang SMP-MTS yaitu tari kreasi 11 tim, lomba menyanyi solo 17 peserta dan lomba musik tradisional 40 peserta. Sementara jenjang SD-MI diantaranya lomba tari 10 tim, lomba menyanyi solo 14 peserta serta lomba menggambar dan bercerita 19 peserta.
Ia berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat menempa keahlian dan kreatifitas siswa sehingga melahirkan siswa yang tidak hanya kreatif namun juga mencintai kebudayaan daerah khususnya Kabupaten Paser.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Pembukaan FLS3N di Arena Seni Museum Sadurengas. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Sebanyak 139 pelajar se-Kabupaten Paser mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD)-Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)-Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Arena Seni Museum Sadurengas, Paser Belengkong, Senin (12/5/2026).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Paser, Surpiani menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan itu menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang kreatif, inovatif serta berakar pada nilai-nilai kesenian bangsa.
"Meskipun perlombaan seni dan sastra belum dilaksanakan di tahun ini, kegiatan yang dulunya FLS2N berubah nama menjadi FLS3N," ucap Surpiani, Senin (12/5/2026).
Pihaknya berencana akan melaksanakan cabang lomba seni dan sastra pada tahun depan untuk menambah cabang bagi peserta didik yang memiliki bakat dibidang tersebut.
Dipilihnya Arena Seni Museum Sadurengas bukan tanpa alasan. Ia menilai, lokasi tersebut tidak hanya menjadi ajang siswa untuk memberikan penampilan terbaik dalam ajang FLS3N. Namun juga menjadi momen untuk memberikan kesadaran terkait pentingnya nilai sejarah khususnya di wilayah Paser.
Sementara Ketua Pelaksana FLS3N, Andi Darnisa menyebut kegiatan tersebut dijadwalkan akan berjalan selama dua hari dengan total 139 peserta.
"Ada 139 peserta dari seluruh sekolah di Paser dengan enam cabang perlombaan yang dipertandingkan," imbuhnya.
Perlombaan yang dipertandingkan dalam ajang tersebut diantaranya untuk jenjang SMP-MTS yaitu tari kreasi 11 tim, lomba menyanyi solo 17 peserta dan lomba musik tradisional 40 peserta. Sementara jenjang SD-MI diantaranya lomba tari 10 tim, lomba menyanyi solo 14 peserta serta lomba menggambar dan bercerita 19 peserta.
Ia berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat menempa keahlian dan kreatifitas siswa sehingga melahirkan siswa yang tidak hanya kreatif namun juga mencintai kebudayaan daerah khususnya Kabupaten Paser.
(Sf/Rs)