Cari disini...
Seputar Kaltim
Kegiatan High School Tax Olympic 2025, Sabtu (26/09), di Pendopo Wali Kota Bontang. (Foto: Kominfo Bontang)
Bontang - Ratusan pelajar dari jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA), Sekolah Menebgah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Bontang mengikuti High School Tax Olympic 2025 yang diadakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang, pada Sabtu (27/9/2025).
Ajang edukatif ini menghadirkan tiga jenis lomba utama, yakni Olimpiade Pajak yang diikuti 24 sekolah, Lomba Konten Kreator dengan 20 peserta, serta Lomba Yel-Yel Pajak yang melibatkan 14 tim pelajar. Ketiga kompetisi ini dirancang untuk mengasah pengetahuan, kreativitas, dan kerja sama peserta dalam memahami peran penting pajak bagi pembangunan daerah.
Plt. Kepala Bapenda Bontang, Syahruddin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Tax Olympic merupakan bagian dari program Bapenda Mengajar, yakni rangkaian kegiatan edukasi pajak yang menyasar sekolah-sekolah di Bontang.
“Pajak adalah salah satu pilar pembangunan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini, agar kelak para pelajar tumbuh menjadi wajib pajak yang baik dan taat aturan,” ungkap Syahruddin.
Ia menambahkan, karya terbaik dari Lomba Konten Kreator akan dipilih tiga pemenang utama. Karya tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai materi sosialisasi Bapenda dalam mempromosikan kebijakan perpajakan daerah, sehingga hasil kreatif pelajar bisa langsung berdampak bagi masyarakat luas.
Bapenda juga menggandeng instansi lain seperti Bea Cukai dan Samsat untuk memperkaya wawasan para peserta. Dengan kolaborasi lintas instansi ini, para pelajar tidak hanya mengenal pajak daerah, tetapi juga memahami peran strategis berbagai pihak dalam mendukung pembangunan kota.
“High School Tax Olympic 2025 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang sadar pajak dan siap mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Bontang,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kegiatan High School Tax Olympic 2025, Sabtu (26/09), di Pendopo Wali Kota Bontang. (Foto: Kominfo Bontang)
Bontang - Ratusan pelajar dari jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA), Sekolah Menebgah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Bontang mengikuti High School Tax Olympic 2025 yang diadakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang, pada Sabtu (27/9/2025).
Ajang edukatif ini menghadirkan tiga jenis lomba utama, yakni Olimpiade Pajak yang diikuti 24 sekolah, Lomba Konten Kreator dengan 20 peserta, serta Lomba Yel-Yel Pajak yang melibatkan 14 tim pelajar. Ketiga kompetisi ini dirancang untuk mengasah pengetahuan, kreativitas, dan kerja sama peserta dalam memahami peran penting pajak bagi pembangunan daerah.
Plt. Kepala Bapenda Bontang, Syahruddin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Tax Olympic merupakan bagian dari program Bapenda Mengajar, yakni rangkaian kegiatan edukasi pajak yang menyasar sekolah-sekolah di Bontang.
“Pajak adalah salah satu pilar pembangunan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini, agar kelak para pelajar tumbuh menjadi wajib pajak yang baik dan taat aturan,” ungkap Syahruddin.
Ia menambahkan, karya terbaik dari Lomba Konten Kreator akan dipilih tiga pemenang utama. Karya tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai materi sosialisasi Bapenda dalam mempromosikan kebijakan perpajakan daerah, sehingga hasil kreatif pelajar bisa langsung berdampak bagi masyarakat luas.
Bapenda juga menggandeng instansi lain seperti Bea Cukai dan Samsat untuk memperkaya wawasan para peserta. Dengan kolaborasi lintas instansi ini, para pelajar tidak hanya mengenal pajak daerah, tetapi juga memahami peran strategis berbagai pihak dalam mendukung pembangunan kota.
“High School Tax Olympic 2025 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang sadar pajak dan siap mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Bontang,” tandasnya.
(Sf/Rs)